NEWS

Lantik 153 Pejabat, Samaun Dahlan Warning ASN Fakfak: Tinggalkan Zona Nyaman atau Tertinggal

Transparansi Tanpa Tawar

Spiritrevolusi.id | Fakfak — Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, melontarkan pesan keras kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Fakfak agar meninggalkan budaya kerja nyaman dan mulai bergerak cepat menghadapi tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks.

Pesan tegas itu disampaikan usai pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan 153 pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, dan pengawas di lingkungan Pemkab Fakfak yang berlangsung di Gedung Winder Tuare, Kamis (21/5/2026).

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa pelantikan pejabat bukan sekadar agenda seremonial birokrasi, melainkan bagian dari langkah besar pembenahan pemerintahan untuk mempercepat pelayanan publik dan pembangunan daerah.

Menurutnya, seluruh pejabat yang baru dilantik harus mampu menunjukkan integritas, loyalitas, disiplin, serta profesionalisme dalam menjalankan amanah jabatan.

“Jabatan itu kepercayaan negara dan masyarakat. Harus dipertanggungjawabkan, bukan hanya secara administrasi tetapi juga secara moral,” tegas Samaun Dahlan.

Ia menilai tantangan pemerintahan ke depan semakin berat, terutama dalam menjawab tuntutan masyarakat terhadap pelayanan yang cepat, transparan, dan berkualitas. Karena itu, ASN diminta tidak lagi bekerja dengan pola lama yang lamban dan hanya bertahan di zona nyaman birokrasi.

Bupati menegaskan, mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal biasa dalam pemerintahan. Seluruh ASN, kata dia, harus siap ditempatkan di mana saja sesuai kebutuhan organisasi dan kepentingan pelayanan masyarakat.

“Mungkin ada yang senang, ada juga yang kurang senang. Tetapi sebagai aparatur negara, kita harus siap ditempatkan di mana saja,” ujarnya.

Dalam pelantikan tersebut, Pemkab Fakfak melakukan penyegaran besar-besaran terhadap struktur birokrasi sebagai bagian dari upaya memperkuat efektivitas pemerintahan daerah.

Samaun menegaskan proses pengangkatan pejabat dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi, kompetensi, prestasi kerja, serta pertimbangan objektif lainnya sesuai ketentuan perundang-undangan.

Ia juga memberi perhatian khusus kepada pejabat eselon III dan IV yang disebutnya sebagai generasi muda birokrasi Fakfak yang memiliki potensi besar untuk membawa perubahan positif di daerah.

Menurut Bupati, generasi birokrat muda harus berani tampil dengan inovasi, kreativitas, dan semangat kerja baru agar pemerintahan mampu menjawab perubahan zaman serta percepatan investasi dan pembangunan yang kini mulai berkembang di Fakfak.

“ASN jangan hanya menunggu perintah. Harus punya inisiatif, punya semangat kerja, dan mampu melahirkan solusi,” katanya.

Pelantikan pejabat kali ini juga dipandang sebagai bagian dari langkah strategis Pemkab Fakfak dalam memperkuat kesiapan daerah menghadapi berbagai agenda besar pembangunan, termasuk masuknya investasi sektor migas, industri pertanian, hingga berbagai agenda regional yang akan dipusatkan di Fakfak dalam beberapa tahun mendatang.

Sejalan dengan itu, Komandan Kodim 1803/Fakfak, Wahlin Rahman, sebelumnya juga mengingatkan seluruh jajaran panitia kegiatan daerah agar meninggalkan pola kerja lama yang dianggap tidak efektif dan mulai bekerja lebih profesional serta terukur.

Menurutnya, budaya kerja “biasanya” harus diubah karena daerah saat ini membutuhkan tata kelola yang lebih modern, disiplin, dan berbasis perencanaan matang.

Pelantikan ratusan pejabat tersebut menjadi salah satu momentum konsolidasi birokrasi Pemerintah Kabupaten Fakfak di bawah kepemimpinan Samaun Dahlan untuk mempercepat reformasi pelayanan publik sekaligus menyiapkan SDM pemerintahan yang mampu bersaing dan menjawab kebutuhan pembangunan daerah di masa depan.

(Ria)

Related Articles

Back to top button