Pulihkan Trauma Pasca Gempa, Tim Bentara Campus Jakarta Gelar Kegiatan Psikososial di SDK Beanio
Transparansi Tanpa Tawar

Manggarai, NTT- Tim Bentara Campus Jakarta menggelar kegiatan psikososial bagi guru dan siswa Sekolah Dasar Katolik (SDK) Beanio, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat, 18 September 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pendampingan psikososial bagi masyarakat terdampak gempa, khususnya anak-anak dan para guru yang turut menjadi bagian dari penyintas bencana
Rektor Politeknik Bentara Citra Bangsa, Alice Arianto, mengatakan bahwa pendampingan tidak hanya ditujukan kepada anak-anak, tetapi juga kepada para guru. Menurutnya, guru memiliki peran penting dalam membantu anak-anak menghadapi situasi pascabencana
“Guru-guru juga penolong dan penyintas. Perlu dibantu juga, beri pemahaman dan bisa mengenali tentang gempa supaya bisa membantu anak-anak, termasuk bagaimana menanganinya,” ujar Alice Arianto, Jumat (18/9/2026).
Ia menjelaskan, tim dalam kegiatan tersebut dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk memberikan pendampingan kepada masyarakat, termasuk orang tua dan anak-anak.
“Kita bagi dalam tim. Ada yang membantu orang tua, ada Charles yang ahli bencana, Lili, Anggie dari Ruteng,” jelasnya
Alice menambahkan, kegiatan psikososial tersebut dirancang oleh tim Bentara Campus dengan memadukan sejumlah pendekatan sesuai kebutuhan penyintas bencana
“Kegiatan psikososial ini kita rancang sendiri dari beberapa pendekatan, karena memang dari Bentara Campus kita ada konselingnya,” ungkapnya
Dalam pelaksanaannya, tim juga melibatkan praktisi kesehatan mental serta menggunakan metode terapi bermain dan seni kreatif, bermain “Rangkuk Alu dan Tarian Caci” untuk pemulihan psikologis
Melalui kegiatan selama tiga hari tersebut, Tim Bentara Campus Jakarta berharap para siswa, guru, dan masyarakat dapat memperoleh ruang yang aman untuk berinteraksi, mengekspresikan pengalaman, serta membangun kembali rasa aman dan kepercayaan diri setelah menghadapi gempa.
Kegiatan psikososial di SDK Beanio juga menjadi bagian dari perhatian terhadap pemulihan pascabencana yang tidak hanya membutuhkan bantuan material, tetapi juga pendampingan terhadap kondisi psikologis dan sosial para penyintas
(Alfred Ten)




