Warga Tinjo Payung Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak, Minta Pemkab Dairi Tegas terhadap PT Wahana Grahana Makmur
Transparansi Tanpa Tawar

Dairi | Spirit Revolusi Nusantara – Warga Desa Sitinjo, khususnya masyarakat Dusun V Tinjo Payung, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, melakukan gotong royong memperbaiki jalan yang rusak parah, Minggu (tanggal menyesuaikan).
Jalan tersebut merupakan akses umum yang selama ini digunakan masyarakat untuk aktivitas sehari-hari, termasuk untuk keperluan pertanian dan usaha warga. Namun kondisi jalan kini dikeluhkan karena rusak berat dan sulit dilalui.
Warga menyebut kerusakan jalan diduga diperparah oleh aktivitas kendaraan perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut, salah satunya PT Wahana Grahana Makmur.
Gotong Royong Tanpa Kehadiran Kadus
Pantauan di lokasi menunjukkan masyarakat saling membantu dalam kegiatan gotong royong, mulai dari menimbun lubang jalan hingga meratakan permukaan jalan agar dapat dilewati kendaraan.
Namun, warga menyayangkan tidak terlihatnya kehadiran Kepala Dusun V Tinjo Payung saat kegiatan berlangsung.
“Kami masyarakat gotong royong saling tolong-menolong, tapi Kadus Dusun V tidak terlihat hadir. Kami berharap Kadus lebih tegas dan lebih peduli terhadap keluhan masyarakat,” ujar salah satu warga yang ikut dalam kegiatan tersebut.
Petani dan Pengusaha Mengeluh
Kerusakan jalan dinilai sangat berdampak bagi petani dan pelaku usaha kecil di Tinjo Payung. Warga mengaku kesulitan mengangkut hasil pertanian karena kendaraan sering terjebak di jalan berlubang.
“Kami petani merana, pengusaha juga mengeluh. Jalan ini jalan umum, tapi rusaknya sudah parah sekali,” tambah warga lainnya.
Minta Bupati dan Pemkab Dairi Bertindak Tegas
Masyarakat meminta Pemerintah Kabupaten Dairi, termasuk Bupati Dairi, untuk turun tangan dan tidak menutup mata terhadap kondisi tersebut.
Pengurus Yayasan Miftahul Bariyah Bantah Koperasi SI Mibasari Merupakan Binaan Yayasan
Warga juga meminta agar perusahaan yang diduga turut menyebabkan kerusakan jalan diminta bertanggung jawab.
“Jangan tutup mata. Ini jalan umum. Kami minta Pemkab Dairi bertindak tegas. PT Wahana harus diperhatikan dan dipanggil untuk menyelesaikan persoalan jalan ini,” kata warga.
Harapan Warga
Warga berharap pemerintah desa, kecamatan, hingga kabupaten dapat segera mengambil langkah konkret, baik melalui perbaikan jalan maupun melalui penegasan aturan terhadap kendaraan perusahaan yang melintas.
Masyarakat menilai masalah jalan rusak bukan hanya soal kenyamanan, tetapi sudah menjadi persoalan ekonomi karena menghambat distribusi hasil tani dan kegiatan usaha.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Desa Sitinjo dan pihak PT Wahana Grahana Makmur belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga tersebut.
(Radja pernengeten Boangmanalu.)
.



