Uncategorized

Ketua TP-PKK Fakfak Dorong Perempuan Kampung Berani Bangkit dan Berkarya di Distrik Tomage

Transparansi Tanpa Tawar

Spiritrevolusi.id | Fakfak — Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Fakfak, Nurwidayati Samaun Dahlan, menegaskan pentingnya peran perempuan kampung untuk berani maju, mandiri, dan aktif membangun keluarga maupun kampung melalui gerakan PKK.

Hal itu disampaikan saat kegiatan Pencanangan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026 tingkat Distrik Pemage, Kamis, 15 Mei 2026, dengan tema “Kuatkan 10 Program PK, Laksanakan Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045.”

Dalam sambutannya, Nurwidayati mengaku sengaja turun langsung dari kampung ke kampung bersama rombongan TP-PKK Kabupaten untuk melihat kondisi nyata PKK di wilayah distrik, bukan hanya menerima laporan di atas kertas.

“Kami datang jauh-jauh dari kota untuk melihat langsung bagaimana keadaan PKK di kampung-kampung. Mama tidak mau hanya dengar laporan di atas kertas, tapi kenyataannya tidak ada kegiatan,” tegasnya.

Ia bahkan mengingatkan bahwa keberadaan PKK jangan hanya sebatas struktur dan pengukuhan semata tanpa aktivitas nyata di masyarakat.

“Saya punya banyak mata-mata di kampung-kampung. Jangan sampai PKK hanya dibentuk di buku dan di atas kertas, tetapi tidak ada kegiatan,” ujarnya disambut tawa dan tepuk tangan peserta.

Nurwidayati juga mendorong kaum perempuan Papua agar tidak takut memulai usaha kecil dan berani menunjukkan jati diri sebagai perempuan yang mandiri dan produktif.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Fakfak telah membuka ruang bagi mama-mama Papua untuk memasarkan hasil kerajinan dan produk UMKM melalui tempat penjualan yang disiapkan di area bandara.

“Kalau ibu-ibu punya kerajinan atau kuliner yang bagus, titip saja. Nanti kita bantu jualkan, termasuk bantu urus izin usaha dan kemasannya supaya punya nilai jual,” katanya.

Ia meminta para ibu PKK tidak minder atau takut gagal saat mencoba memulai usaha.

“Perempuan zaman sekarang harus berani, harus maju. Jangan hanya di dapur dan sumur. Perempuan juga harus bisa menunjukkan jati dirinya,” tegasnya penuh semangat.

Dalam arahannya, Ketua TP-PKK Fakfak itu juga meminta seluruh pengurus PKK kampung mulai aktif membuat kegiatan rutin, sekecil apa pun bentuknya, agar keberadaan organisasi benar-benar dirasakan masyarakat.

Menurutnya, kegiatan sederhana seperti arisan, pertemuan bulanan, kerja bakti, maupun pelatihan kecil dapat menjadi langkah awal membangkitkan semangat organisasi di kampung.

“Kalau PKK aktif dan ada kegiatan, kepala kampung juga pasti senang dan akan mendukung dengan dana kampung. Tetapi semua harus dipertanggungjawabkan dengan bai)k,” katanya.

Ia turut menyoroti minimnya kehadiran beberapa kampung dalam kegiatan tersebut. Dari sembilan kampung yang diundang, hanya sebagian kecil yang hadir. Bahkan Kampung Otoweri tidak mengirimkan satu pun perwakilan.

Hal itu menjadi catatan serius bagi TP-PKK Kabupaten Fakfak untuk evaluasi ke depan.

Sementara itu, salah satu pengurus PKK Kampung Tomage turut memberikan semangat kepada para ibu agar terus belajar dan berupaya meningkatkan kemampuan meskipun dengan keterbatasan yang ada.

Dalam kesempatan tersebut, Nurwidayati juga memberikan apresiasi khusus kepada Ketua PKK Wasa morningh goodulia, yang dinilai cukup aktif menggerakkan kegiatan PKK di wilayahnya.

Ia berharap semangat yang ditunjukkan kader-kader aktif dapat menjadi contoh bagi kampung lain di Distrik Pemage.

Di akhir sambutannya, Ketua TP-PKK Fakfak kembali menegaskan bahwa gerakan PKK merupakan perpanjangan tangan pemerintah daerah dalam membangun masyarakat dari tingkat kampung.

“Waktunya perempuan Papua bangkit, berani melangkah, dan maju bersama membangun keluarga dan kampungnya,” pungkasnya.

(Ria)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button