Dari Ruang Makeup Lahir Semangat Perempuan Fakfak, JP2F Dorong Ibu-Ibu Tampil Percaya Diri dan Mandiri
Transparansi Tanpa Tawar

Spiritrevolusi.id | Fakfak — Semangat pemberdayaan perempuan kembali digaungkan di Kabupaten Fakfak melalui kegiatan Class Makeup Basic atau pelatihan tata rias dasar yang digelar Jaringan Perempuan Perubahan Fakfak (JP2F) bekerja sama dengan Rumah Pengantin Diandra dan LT Pro, Sabtu (17/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung penuh antusias itu bukan sekadar mengajarkan teknik merias wajah, tetapi menjadi ruang pembelajaran bagi perempuan Fakfak untuk membangun rasa percaya diri, meningkatkan keterampilan, hingga membuka peluang usaha mandiri di bidang kecantikan.
Mengusung tema “Percaya Diri Adalah Riasan Terbaik yang Bisa Dipakai Seorang Perempuan”, kegiatan tersebut dihadiri berbagai kalangan perempuan, mulai dari ibu rumah tangga, anak muda, hingga pegiat usaha kecil di Fakfak.
Ketua TP PKK Kabupaten Fakfak, Nurwidayati Samaun Dahlan, yang hadir membuka kegiatan tersebut memberikan apresiasi atas inisiatif JP2F menghadirkan pelatihan yang dinilai menyentuh langsung kebutuhan perempuan masa kini. Menurutnya, perempuan perlu terus belajar dan berkembang, termasuk dalam merawat diri dan menjaga penampilan.
Ia menegaskan bahwa tata rias bukan hanya soal kecantikan luar, tetapi bagian dari membangun mental dan rasa percaya diri perempuan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Dalam suasana santai dan penuh keakraban, Nurwidayati juga mengingatkan para ibu agar tetap menjaga penampilan meski hanya berada di rumah. Baginya, perempuan yang merasa nyaman dengan dirinya sendiri akan memancarkan energi positif bagi keluarga dan lingkungan sekitar.
“Perempuan harus tetap tampil rapi, bersih, dan percaya diri,” ujarnya di hadapan peserta pelatihan.
Sementara itu, JP2F menilai kegiatan seperti ini menjadi bagian penting dalam membangun solidaritas dan kemandirian perempuan di Fakfak. Sebelumnya, organisasi tersebut juga aktif mendorong perempuan untuk terus berkarya, kreatif, dan berani mengambil peran dalam pembangunan daerah.
Ketua JP2F Kabupaten Fakfak, Siti Hajar Uswanas, dalam berbagai kesempatan menekankan bahwa perempuan Fakfak harus saling merangkul dan bertumbuh bersama. Menurutnya, kemajuan perempuan tidak boleh dinikmati sendiri, tetapi harus menjadi kekuatan kolektif untuk membangun masyarakat yang lebih baik.
Pelatihan tata rias dasar ini pun mendapat sambutan positif dari peserta. Banyak di antara mereka mengaku senang karena selain memperoleh ilmu baru, kegiatan tersebut juga menjadi wadah memperluas relasi dan meningkatkan motivasi diri.
Tidak sedikit peserta berharap pelatihan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan hingga menjangkau distrik dan kampung-kampung di Kabupaten Fakfak, sehingga perempuan di daerah terpencil juga memiliki kesempatan belajar dan berkembang.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa pemberdayaan perempuan tidak selalu harus dimulai dari hal besar. Dari ruang sederhana, melalui pelatihan tata rias dasar, lahir semangat baru bahwa perempuan Fakfak mampu tampil percaya diri, mandiri, dan siap menjadi bagian penting dalam perubahan daerah.
Di tengah perkembangan zaman dan tantangan sosial yang terus berubah, perempuan Fakfak kini tidak hanya dituntut menjadi pendamping keluarga, tetapi juga menjadi sosok inspiratif yang mampu berkarya, berdaya, dan membawa perubahan nyata bagi generasi masa depan.
(Ria)




