Uncategorized

Ledakan Semangat Kartini di Fakfak: Bupati Samaun Dorong UMKM Naik Kelas, Siap Bidik Event Nasional 2027

Transparansi Tanpa Tawar

FAKFAK, SpiritRevolusi.id – Semangat emansipasi perempuan berpadu dengan geliat ekonomi kerakyatan saat Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, secara resmi membuka Pameran UMKM dalam rangka peringatan Hari Kartini 2026 di Gedung KONI Fakfak, Minggu (26/4/2026).

Kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum strategis untuk mendorong kebangkitan pelaku usaha mikro, khususnya perempuan, sebagai tulang punggung ekonomi daerah.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa UMKM harus terus berkembang dan siap bersaing, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga nasional. Ia bahkan menargetkan langkah besar ke depan dengan menghadirkan Menteri UMKM pada tahun 2027 sebagai bagian dari agenda penguatan sektor ekonomi rakyat di Fakfak.

“Kami ingin pelaku UMKM mulai menyiapkan diri dari sekarang agar ke depan bisa tampil lebih baik di event-event besar,” tegasnya.

Pameran UMKM Jadi Pusat Aktivitas Kartini

Pameran ini menjadi bagian utama dari rangkaian peringatan Hari Kartini 2026 yang berlangsung selama lima hari, mulai 26 hingga 30 April 2026. Kegiatan tersebut melibatkan puluhan pelaku UMKM lokal—sekitar 30 hingga 39 tim—yang menampilkan berbagai produk unggulan khas Fakfak.

Mengusung tema “Perempuan Fakfak Berdaya, Bangsa Berjaya”, acara ini menghadirkan berbagai lomba dan aktivitas, mulai dari:

Lomba memasak kuliner lokal berbahan non-beras

Karaoke bertema emansipasi perempuan

Fashion show dan kreasi busana

Lomba mewarnai anak PAUD

Semua kegiatan dipusatkan di Gedung KONI Fakfak sebagai pusat interaksi masyarakat dan pelaku usaha.

Lebih dari Sekadar Hiburan: Ada Misi Sosial

Tidak hanya berfokus pada ekonomi dan hiburan, kegiatan ini juga menyentuh aspek sosial. Panitia menggelar layanan kesehatan gratis bagi ibu hamil dan balita di Distrik Arguni, serta memberikan penghargaan kepada perempuan inspiratif di bidang pendidikan, kesehatan, dan keagamaan.

Langkah ini mempertegas bahwa peringatan Hari Kartini di Fakfak diarahkan sebagai gerakan kolektif—bukan sekadar seremoni—untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan daerah.

Kolaborasi Perempuan Jadi Kunci

Kegiatan ini terselenggara melalui kolaborasi berbagai organisasi perempuan, di antaranya TP PKK, Dharma Wanita Persatuan (DWP), Gabungan Organisasi Wanita (GOW), hingga Jaringan Perempuan Perubahan Fakfak (JP2F).

Sinergi lintas organisasi ini menjadi kekuatan utama dalam mendorong pemberdayaan perempuan dari berbagai sektor—ekonomi, pendidikan, hingga sosial kemasyarakatan.

Arah Besar: UMKM Fakfak Menuju Panggung Nasional

Pemerintah Kabupaten Fakfak menilai momentum ini sebagai pijakan awal untuk langkah yang lebih besar. Rencana menghadirkan Menteri UMKM pada 2027 akan disinergikan dengan event regional seperti Pesparawi, yang diproyeksikan mendatangkan peserta dari berbagai wilayah Papua.

Dengan demikian, UMKM lokal tidak hanya berkembang di tingkat daerah, tetapi juga memiliki peluang promosi yang lebih luas di tingkat regional hingga nasional.

Pameran UMKM Kartini 2026 di Fakfak menjadi bukti bahwa perempuan bukan hanya simbol perjuangan, tetapi juga motor penggerak ekonomi. Dari dapur ke panggung pameran, dari komunitas ke pasar yang lebih luas—perempuan Fakfak sedang menunjukkan bahwa mereka siap menjadi kekuatan utama dalam membangun daerah yang mandiri dan berdaya saing.

(Ria)

Related Articles

Back to top button