🎓 Kelulusan SMA Negeri 2 Fakfak: 211 Siswa Lulus, Kepala Sekolah Tegaskan Jangan Lahirkan “Pengangguran Akademik”
Transparansi Tanpa Tawar

Spiritrevolusi.id | Fakfak, 04 Mei 2026 Pengumuman kelulusan sekaligus pelepasan siswa-siswi kelas XII SMA Negeri 2 Fakfak tahun ajaran 2025/2026 berlangsung penuh haru dan makna. Di balik momen tersebut, terselip pesan tegas dan visi besar dari Kepala Sekolah, Chandra Sri Ubayanti, M.Pd, yang baru menjabat lima hari usai serah terima jabatan (sertijab) pada 29 April 2026.
Dalam wawancaranya, Chandra mengungkapkan bahwa dari total 213 peserta ujian, sebanyak 211 siswa dinyatakan lulus. Sementara dua siswa lainnya tidak lulus bukan karena capaian akademik, melainkan karena tidak mengikuti ujian.
“Dari 213 peserta, 211 dinyatakan lulus. Dua siswa tidak lulus karena tidak mengikuti ujian. Padahal, salah satu kriteria kelulusan adalah mengikuti seluruh mata pelajaran yang diujikan serta memenuhi standar kehadiran, baik pada mata pelajaran umum maupun peminatan,” jelasnya
Ia menegaskan bahwa kelulusan bukan hanya soal nilai, tetapi merupakan akumulasi dari proses pendidikan selama tiga tahun yang mencakup aspek kognitif, sikap, dan keterampilan sosial siswa.
Lebih lanjut, Chandra menjelaskan bahwa sistem pendidikan saat ini juga menekankan pada penguatan karakter melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Menurutnya, perkembangan karakter siswa dinilai secara kualitatif, mulai dari tahap berkembang hingga sangat berkembang.
“Secara umum, anak-anak kita memiliki karakter yang baik. Namun itu masih dalam bentuk penilaian tertulis. Harapan kami, nilai-nilai tersebut bisa dibuktikan secara nyata di kehidupan selanjutnya, baik di dunia kerja maupun pendidikan lanjutan,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan pesan penting kepada para lulusan agar tidak berhenti berproses setelah meninggalkan bangku sekolah. Bahkan, pihak sekolah berencana melakukan pelacakan alumni sebagai bagian dari evaluasi mutu pendidikan.
“Kami tidak ingin SMA Negeri 2 Fakfak menyumbang pengangguran akademik. Oleh karena itu, kami berharap para alumni dapat melaporkan perkembangan mereka, sudah berada di titik mana, agar menjadi bahan evaluasi bagi sekolah,” tegasnya.
Menurutnya, sebagai sekolah negeri yang berpedoman pada 8 Standar Nasional Pendidikan, tanggung jawab tidak berhenti pada kelulusan semata, tetapi juga pada kualitas lulusan yang mampu bersaing dan berkontribusi di masyarakat
Momen pelepasan ini menjadi penanda berakhirnya perjalanan pendidikan formal di tingkat SMA sekaligus awal dari perjalanan baru bagi para siswa. Dengan bekal ilmu, karakter, dan pengalaman yang telah ditempa selama tiga tahun, para lulusan diharapkan mampu menjawab tantangan masa depan dengan percaya diri dan tanggung jawab.
Selamat kepada seluruh lulusan SMA Negeri 2 Fakfak. Masa depan menanti, dan pembuktian sesungguhnya baru saja dimulai.
(Ria)




