Bupati Fakfak Tegas: Organisasi Islam yang Abai Kegiatan Umat Siap Dievaluasi, Festival Qasidah Jadi Benteng Syiar Islam di Tanah Papua
Transparansi Tanpa Tawar

SPIRITREVOLUSI.ID, FAKFAK – Sabtu 4 juli 2026 Semangat menjaga syiar Islam dan melestarikan budaya qasidah menggema kuat dalam pembukaan Festival Qasidah Bupati Cup 2026 yang digelar dalam rangka memperingati 666 Tahun Masuknya Islam di Tanah Papua.
Mengusung tema “Melalui Seni Qasidah Kita Tingkatkan Ukhuwah dan Syiar Islam”, kegiatan yang diprakarsai BKMT Kabupaten Fakfak ini menjadi momentum penting untuk memperkuat persaudaraan umat sekaligus menjaga warisan seni Islami agar tidak hilang ditelan zaman.
Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada BKMT Kabupaten Fakfak yang dinilai memiliki komitmen kuat dalam menjaga eksistensi seni qasidah di tengah derasnya arus modernisasi.
Menurutnya, seni qasidah saat ini mulai mengalami penurunan minat di berbagai daerah sehingga membutuhkan perhatian serius dari seluruh elemen masyarakat agar tetap hidup dan berkembang di Kabupaten Fakfak sebagai salah satu daerah bersejarah bagi perkembangan Islam di Papua.
“Qasidah jangan sampai hilang dari tanah ini. Tradisi yang telah diwariskan para pendahulu harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda,” tegas Bupati di hadapan peserta dan tamu undangan.
Ia menilai Festival Qasidah Bupati Cup bukan sekadar perlombaan seni religi, tetapi juga menjadi wadah mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat identitas budaya Islam, sekaligus membangun semangat kebersamaan antar kampung dan organisasi Islam di Kabupaten Fakfak.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan pernyataan tegas kepada organisasi-organisasi Islam yang selama ini menerima dukungan pemerintah namun dinilai kurang aktif dalam kegiatan keagamaan di daerah.
Menurutnya, partisipasi dalam kegiatan umat merupakan bentuk tanggung jawab moral organisasi terhadap masyarakat yang mereka wakili.
“Kalau kegiatan-kegiatan Islam seperti ini tidak dihadiri, maka bantuan hibah juga perlu dievaluasi. Pemerintah ingin melihat organisasi yang benar-benar hadir dan bekerja untuk umat,” tegasnya yang langsung mendapat perhatian para peserta dan tamu undangan.
Selain menjadi ajang syiar Islam, Festival Qasidah juga dinilai memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM yang turut meramaikan kegiatan tersebut.
Pemerintah Kabupaten Fakfak berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan sebagai sarana pembinaan generasi muda sekaligus memperkuat posisi Fakfak sebagai salah satu pusat sejarah perkembangan Islam di Tanah Papua.
Bupati juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan festival ini sebagai ajang mempererat persaudaraan, menjunjung tinggi sportivitas, serta menampilkan kemampuan terbaik dengan penuh keikhlasan dan semangat kebersamaan.
Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Bupati Fakfak secara resmi membuka Festival Qasidah Bupati Cup 2026.
(Ria)




