Uncategorized

FONDASI EMAS PENDIDIKAN: KASI PENDIS KEMENAG DAIRI TEKANKAN KOLABORASI KUAT UNTUK KEMAJUAN RA AL-HIDAYAH SITINJO

Pendidikan Usia Dini Kunci Pembentukan Karakter dan Kecerdasan Anak

Dairi sumut– Masa usia dini dikenal sebagai golden age atau usia emas yang menjadi fondasi utama pembentukan karakter dan kecerdasan anak. Menyadari hal tersebut, Kepala Seksi Pendidikan Islam (Kasi Pendis) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dairi, H. Kamidun Solin, S.Pd.I, M.Pd, menekankan pentingnya membangun kolaborasi yang solid dan sinergis dari semua unsur demi kemajuan serta peningkatan mutu Raudhatul Athfal (RA) Al-Hidayah Sitinjo.

Pesan edukatif tersebut disampaikan secara langsung saat beliau memberikan bimbingan dan arahan dalam acara pelepasan 17 orang siswa-siswi RA Al-Hidayah Sitinjo. Kegiatan yang sarat nuansa kekeluargaan ini berlangsung khidmat pada Selasa, 23 Juni 2026, bertempat di kawasan asri Taman Firdaus, Taman Wisata Iman (TWI) Sitinjo.

Dalam kunjungan kerja sekaligus menghadiri agenda penting ini, Kasi Pendis didampingi oleh Pengawas Madrasah Kemenag Dairi, Nurdinah Limbong, S.Ag, MM. Kehadiran unsur pimpinan Kemenag Dairi disambut hangat oleh Ketua dan jajaran Pengurus Yayasan RA Al-Hidayah Sitinjo, para tenaga pendidik, serta seluruh orang tua atau wali murid yang hadir mendampingi putra-putri mereka.

BACA : TINJAU LOMBA UP2K PKK PROVINSI SUMUT DI KUTA DAME: SINERGI PEMDA DAN MASYARAKAT DORONG EKONOMI KELUARGA

Dalam sambutannya, H. Kamidun Solin menggarisbawahi bahwa tata kelola pendidikan Islam di tingkat anak usia dini tidak dapat bertumpu pada satu pihak saja. Menurutnya, RA Al-Hidayah Sitinjo memiliki potensi besar untuk terus berkembang menjadi lembaga percontohan jika didukung oleh komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan.

“Pendidikan anak-anak kita adalah tanggung jawab kolektif. Kolaborasi yang erat antara pihak yayasan sebagai penyedia fasilitas, guru sebagai garda terdepan pembelajaran, orang tua sebagai pendidik utama di rumah, serta Kementerian Agama sebagai pembina, merupakan kunci utama dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang bermutu, islami, dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” tegas Kamidun Solin.

Acara pelepasan siswa ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pengelola pendidikan, antara lain Rizal Baqo, Habimawati Banurea, Lylyz Angkat, serta Junita Mr-rius. Kehadiran mereka menjadi bukti dukungan nyata terhadap upaya memajukan kualitas pendidikan anak usia dini di wilayah Sitinjo dan sekitarnya.

Pewarta: Amri Padang

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button