DANA BUMDES TAK TERJELAS, SPIRIT SIAP AJUKAN BUKTI REKAMAN & DATA PENJUALAN
Transparansi Tanpa Tawar

DAIRI – Spirit Revolusi.id – Pengelolaan keuangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Anugerah Desa Berampu kini semakin menimbulkan tanda tanya besar. Dana terbesar untuk peternakan ayam senilai Rp202.474.000,- hingga kini belum ditemukan kejelasan laporan maupun bukti penggunaannya. Sementara itu, tiga usaha lainnya juga mencatatkan kerugian besar tanpa penjelasan yang memadai. Pihak Spirit Revolusi menegaskan agar pihak terkait segera menyerahkan bukti pertanggungjawaban resmi, dan menyatakan siap melengkapi temuan dengan bukti tambahan yang telah dimiliki.
Berdasarkan dokumen yang terungkap, terdapat empat sektor usaha yang dijalankan dengan nilai investasi besar:
- Kolam Ikan Bioflok: Rp 110.155.000,-
- Pertanian Tomat: Rp 99.826.000,-
- Pertanian Cabe Merah: Rp 114.215.000,-
- Peternakan Ayam: Rp 202.474.000,-
BACA : KLAIM “RAHASIA” TANPA BUKTI UJI KONSEKUENSI, SUDAH JELAS PENOLAKAN INSPEKTORAT PAKPAK BHARAT SALAH
Namun hasil kinerjanya sangat memprihatinkan. Usaha cabe merah hanya mendapat pendapatan Rp14,4 juta namun rugi bersih Rp99,5 juta. Usaha tomat menghasilkan Rp27,7 juta namun rugi Rp71,4 juta. Usaha ikan nila pun diproyeksikan rugi lebih dari Rp41 juta. Sementara dana peternakan ayam yang nilainya terbesar justru belum ditemukan laporan hasil maupun bukti fisik yang jelas ke mana perginya.
Kepala Desa Berampu, Muchtar Purba, sebelumnya menyatakan laporan pertanggungjawaban sudah tersedia, namun hingga saat ini belum menyerahkan dokumen lengkap tersebut.
Menanggapi hal ini, Insan Banurea, Kepala Perwakilan Wilayah Sumatera Utara PT Spirit Revolusi Media Nusantara, menyampaikan sikap tegas:
“Kami minta pengelola dan pemerintah desa segera menyerahkan bukti lengkap penggunaan dana tersebut. Uang rakyat harus jelas jejaknya. Jika tidak dipenuhi, maka kami akan menambahkan bukti yang kami miliki ke dalam laporan yang sudah ada sebelumnya.”
“Bukti tersebut berupa rekaman suara yang telah disimpan di dalam flashdisk, serta dokumen rincian hasil penjualan dari seluruh kegiatan usaha yang berhasil kami himpun. Ini akan menjadi data pendukung agar pihak berwenang dapat melihat fakta sesungguhnya secara lebih utuh,” tegasnya.
Pihaknya berharap keterbukaan segera ditegakkan, atau bukti-bukti tersebut akan menjadi pegangan kuat untuk menjelaskan kondisi yang sebenarnya kepada pihak berwenang.
Pewarta : RJ/JM/




