Uncategorized

229 Peserta Siap Ramaikan Lomba Islami, Panitia Pastikan Persiapan Matang Sambut 666 Tahun Islam di Tanah Papua

Transparansi Tanpa Tawar

Spiritrevolusi.id FAKFAK – Semangat menyambut Peringatan 666 Tahun Masuknya Islam di Tanah Papua terus bergelora di Kabupaten Fakfak. Panitia pelaksana melalui Koordinator Seksi Lomba, Zulkifly, memastikan seluruh persiapan teknis terus dimatangkan agar pelaksanaan lomba Islami berlangsung tertib, meriah, dan berkualitas.

Hingga saat ini, sebanyak 229 peserta telah terdaftar mengikuti berbagai cabang perlombaan yang akan menjadi bagian dari rangkaian peringatan bersejarah tersebut. Jumlah peserta diperkirakan masih akan terus bertambah seiring masih dibukanya proses pendaftaran sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Zulkifly mengatakan, koordinasi intensif dilakukan bersama panitia dan dewan juri guna memastikan seluruh mekanisme perlombaan berjalan sesuai ketentuan. Mulai dari jadwal tampil, sistem penilaian, kesiapan lokasi, hingga kebutuhan teknis peserta menjadi perhatian agar setiap perlombaan berlangsung profesional, transparan, dan menjunjung tinggi nilai sportivitas.

Menurutnya, lomba Islami bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi media syiar Islam, pembinaan generasi muda, serta upaya memperkuat kecintaan masyarakat terhadap sejarah masuknya Islam di Tanah Papua. Melalui kegiatan ini, nilai-nilai keagamaan, persaudaraan, dan kebersamaan diharapkan semakin tumbuh di tengah masyarakat.

Panitia telah menyiapkan berbagai cabang perlombaan yang melibatkan peserta dari beragam kalangan, mulai dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa. Kehadiran para peserta diharapkan mampu menghadirkan suasana kompetisi yang sehat sekaligus menjadi hiburan religius bagi masyarakat Fakfak selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Selain mempersiapkan perlombaan, panitia juga terus mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi menyukseskan Peringatan 666 Tahun Masuknya Islam di Tanah Papua yang puncaknya akan digelar pada 8 Agustus 2026. Momentum bersejarah tersebut diharapkan menjadi penguat persatuan, toleransi, serta pelestarian warisan sejarah Islam yang telah tumbuh dan berkembang secara damai di Tanah Papua.

Dengan meningkatnya antusiasme peserta, panitia optimistis seluruh rangkaian lomba akan berlangsung sukses dan menjadi bagian penting dalam menyemarakkan peringatan bersejarah yang tidak hanya bernilai religius, tetapi juga memperkokoh semangat kebersamaan masyarakat Fakfak dalam bingkai falsafah Satu Tungku Tiga Batu.

(Ria)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button