NEWS

Jembatan Curug Klari Resmi Dibuka, Aep Syaepuloh: Infrastruktur untuk Rakyat dan Penggerak Ekonomi Lokal

Transparansi Tanpa Tawar

Spirit Revolusi – Pemerintah Kabupaten Karawang resmi membuka Jembatan Curug Klari untuk umum pada Jumat (13/2/2026). Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, SE, sebagai penanda difungsikannya infrastruktur strategis tersebut untuk mendukung mobilitas masyarakat.

BACA: Sengketa Informasi Teregistrasi di KI Jabar, Spirit Revolusi Ajukan Permohonan Dokumen Terkait Pekerjaan Jalan di Wilayah Karawang 

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa Jembatan Curug Klari bukan sekadar proyek fisik penghubung jalan, tetapi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

BACA Setelah Viral di Medsos, Pernyataan Kapolres Empat Lawang Tak Menjawab Substansi Soal Razia di Tikungan

“Jembatan Curug Klari bukan hanya sekadar infrastruktur penghubung jalan, melainkan merupakan simbol dari komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas layanan publik dan mempermudah akses bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujar Bupati.

Keberadaan jembatan ini diharapkan mampu memperlancar arus lalu lintas warga, memangkas waktu tempuh, serta membuka akses yang lebih luas antarwilayah di kawasan Curug Klari dan sekitarnya. Dengan akses yang semakin mudah, aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat diyakini akan mengalami peningkatan signifikan.

Bupati juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga fasilitas publik yang telah dibangun dengan anggaran daerah tersebut. Ia mengajak seluruh pengguna jalan untuk memanfaatkan jembatan secara bijak dan bertanggung jawab.

“Kami berharap kepada seluruh pengguna jalan untuk menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas, serta merawat fasilitas ini dengan baik agar dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi generasi mendatang,” tambahnya.

Lebih jauh, pembangunan infrastruktur ini disebut sebagai bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Akses transportasi yang lancar dinilai mampu mempercepat distribusi barang dan jasa, sekaligus membuka peluang baru bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar wilayah Curug Klari.

Peresmian turut diisi dengan peninjauan langsung kondisi jembatan oleh Bupati bersama tim teknis. Prosesi gunting pita menjadi simbol bahwa jembatan telah resmi dan siap digunakan oleh masyarakat luas.

Dengan diresmikannya Jembatan Curug Klari di Karawang, pemerintah daerah berharap geliat ekonomi lokal semakin tumbuh dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara nyata.

(Red)

Related Articles

Back to top button