Polres Fakfak Sosialisasikan Rekrutmen Polri 2026, Generasi Muda Papua Barat Diajak Siapkan Diri
Transparansi Tanpa Tawar

Spiritrevolusi.id – Fakfak, 10 Maret 2026 – Kepolisian Negara Republik Indonesia resmi membuka Penerimaan Terpadu Anggota Polri Tahun Anggaran 2026. Kesempatan ini menjadi peluang besar bagi generasi muda Indonesia, khususnya putra–putri terbaik Papua Barat di Kabupaten Fakfak, untuk mengabdikan diri sebagai Bhayangkara Negara.
Melalui Polres Fakfak, sosialisasi penerimaan anggota Polri terus dilakukan secara aktif kepada masyarakat dan kalangan pelajar. Langkah ini bertujuan agar informasi mengenai rekrutmen dapat diketahui secara luas serta dimanfaatkan secara maksimal oleh generasi muda yang memiliki integritas, disiplin, dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
Penerimaan terpadu Polri tahun ini mencakup tiga jalur utama, yakni Taruna/Taruni Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara Polri, dan Tamtama Polri. Proses pendaftaran telah dibuka sejak 9 Maret hingga 30 Maret 2026.
Kapolres Fakfak AKBP Hendriyana, S.E., M.H., melalui Kabag SDM Polres Fakfak AKP Wisran Litiloly, S.H., M.H., menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen Polri dilaksanakan secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis, serta tidak dipungut biaya.
Ia juga mengajak generasi muda Fakfak untuk mempersiapkan diri secara matang agar dapat bersaing secara sehat dalam proses seleksi.
“Kapolres Fakfak mengajak seluruh putra–putri terbaik Kabupaten Fakfak untuk mempersiapkan diri dan memanfaatkan kesempatan ini dengan baik. Proses rekrutmen Polri dilaksanakan secara transparan dan tidak dipungut biaya. Siapa pun yang memiliki kemampuan, disiplin, serta semangat pengabdian memiliki peluang yang sama untuk menjadi anggota Polri,” ujar AKP Wisran Litiloly menyampaikan pesan Kapolres Fakfak.
Selain jalur umum, Polri juga membuka rekrutmen Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) di sejumlah bidang strategis. Beberapa di antaranya meliputi humas, intelijen, pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, gizi, musik, akuntansi, teknik sipil, penyidik, tenaga pendidik hingga tenaga kesehatan.
Menurutnya, kebijakan rekrutmen berbasis kompetensi ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam memperkuat profesionalisme institusi, sekaligus menjawab tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks di tengah dinamika masyarakat.
“Dengan adanya jalur kompetensi khusus, Polri berharap dapat menghadirkan sumber daya manusia yang tidak hanya tangguh secara fisik dan mental, tetapi juga memiliki keahlian di berbagai bidang yang dibutuhkan dalam mendukung tugas-tugas kepolisian,” jelasnya.
Untuk memastikan informasi penerimaan tersampaikan secara merata, Polres Fakfak melalui Bagian SDM juga aktif melaksanakan sosialisasi di sekolah-sekolah, lingkungan masyarakat, serta berbagai ruang publik. Hal ini sekaligus untuk mencegah adanya praktik percaloan atau pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan proses rekrutmen secara tidak bertanggung jawab.
Calon peserta yang berminat dapat melakukan pendaftaran secara online melalui situs resmi www.penerimaan.polri.go.id. Selain itu, masyarakat juga dapat memperoleh informasi lebih lanjut dengan mendatangi langsung Bagian SDM Polres Fakfak.
Dengan dibukanya penerimaan anggota Polri tahun ini, diharapkan semakin banyak generasi muda Papua Barat yang berintegritas, berkompeten, dan bersemangat mengabdi kepada negara dapat bergabung menjadi anggota Polri serta berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Polri dalam menghadirkan pelayanan yang profesional, modern, dan terpercaya bagi masyarakat.
(Ria)




