Uji Nyali di Jembatan Bambu! Wabup Fakfak Pastikan Pulau Bonyom Siap, Perayaan Misi Katolik Dipacu Bersih Total
Transparansi Tanpa Tawar

SPIRITREVOLUSI.ID | Fakfak, Papua Barat — Wakil Bupati Fakfak turun langsung meninjau kesiapan akses menuju Pulau Bonyom dengan melintasi jembatan bambu yang menjadi jalur utama masyarakat. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kelayakan jembatan sebelum digunakan secara intens dalam rangkaian perayaan Misi Katolik Masuk di Tanah Papua.
Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati tidak hanya memeriksa kondisi fisik jembatan, tetapi juga memastikan struktur serta kekuatannya aman dilalui. Ia menegaskan bahwa akses menuju lokasi kegiatan harus benar-benar siap demi menjamin kenyamanan dan keselamatan masyarakat.
“Jembatan ini harus dipastikan aman digunakan. Ini akses vital menuju lokasi kegiatan, jadi tidak boleh ada risiko,” tegasnya di sela peninjauan.
Selain memastikan kesiapan infrastruktur, Wakil Bupati juga memberikan arahan tegas kepada panitia pelaksana untuk segera melakukan pembersihan menyeluruh di seluruh titik lokasi perayaan mulai pekan ini. Langkah tersebut dinilai penting guna menciptakan lingkungan yang tertib, bersih, dan layak dalam menyambut umat serta tamu yang akan hadir.
Fokus utama pembersihan akan dipusatkan di kawasan inti perayaan, yakni situs religi Katolik di Pulau Bonyom yang menjadi simbol sejarah masuknya misi Katolik di Tanah Papua.
“Mulai minggu ini semua lokasi harus dibersihkan, terutama di pusat perayaan dan situs religi. Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bentuk penghormatan terhadap nilai sejarah dan spiritual,” ujarnya.
Perayaan Misi Katolik Masuk di Tanah Papua merupakan momentum penting yang sarat makna religius dan historis. Kegiatan ini diperkirakan akan dihadiri banyak umat dan pengunjung, sehingga kesiapan infrastruktur, kebersihan, serta penataan kawasan menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
Pemerintah Kabupaten Fakfak menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh kelancaran seluruh rangkaian kegiatan, termasuk melalui koordinasi lintas sektor guna memastikan keamanan, kenyamanan, dan ketertiban selama acara berlangsung.
Peninjauan tersebut turut didampingi langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Fakfak bersama jajaran terkait, yang ikut memastikan kesiapan lokasi dari aspek penataan kawasan dan daya dukung pariwisata.
Dengan langkah ini, diharapkan seluruh persiapan dapat dipercepat dan berjalan optimal, sehingga perayaan di Pulau Bonyom dapat berlangsung khidmat, aman, dan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh masyarakat.
(Ria)