🎓 Jangan Terlena Kelulusan, Jaga Malu dan Kejar Masa Depan! Pesan Tegas Kadis Pendidikan Fakfak di Momen Pelepasan SMA Negeri 2
Transparansi Tanpa Tawar

Spiritrevolusi.id | Fakfak, 4 mey 2026 Suasana haru dan bangga menyelimuti acara pengumuman kelulusan dan pelepasan siswa-siswi kelas XII SMA Negeri 2 Fakfak Tahun Pelajaran 2025–2026. Dalam momentum penting tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Fakfak, Saleh Hindom, S.Km., M.PH atau yang mewakili, menyampaikan sambutan penuh makna yang menekankan nilai disiplin, tanggung jawab, dan masa depan generasi muda.
Dalam sambutannya, ia mengingatkan bahwa perjalanan pendidikan selama tiga tahun bukanlah waktu yang singkat. Namun, makna dari masa tersebut sangat bergantung pada bagaimana peserta didik menjalaninya.
> “Kalau sekolah hanya dijadikan tempat bermain, mungkin terasa membosankan. Tapi jika dijadikan tempat mengembangkan bakat dan ilmu, maka itu akan menjadi bekal berharga untuk masa depan,” ujarmerek
Ia menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tantangan yang lebih besar di masa depan. Para siswa diminta untuk tidak larut dalam euforia berlebihan.
> “Hari ini boleh bangga, tapi jangan berlebihan. Perjalanan kalian masih panjang. Jangan cepat merasa puas,” pesannya.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban saat merayakan kelulusan. Ia secara khusus melarang aksi konvoi kendaraan atau penggunaan jalan secara tidak tertib yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
Di hadapan para orang tua, ia turut menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan anak-anak mereka, namun sekaligus mengajak semua pihak untuk terus mendampingi langkah mereka ke depan.
Dalam arahannya, Kepala Dinas juga menyinggung pentingnya digitalisasi pendidikan, dengan mengajak guru dan siswa untuk memanfaatkan teknologi seperti handphone dan komputer secara bijak dan positif.
> “Gunakan HP dan perangkat digital untuk hal-hal yang mendukung pendidikan, bukan sebaliknya,” tegasnya.
Ia juga menyoroti persoalan administratif dalam dunia pendidikan, khususnya terkait tunjangan sertifikasi guru. Menurutnya, keterlambatan pembayaran sering kali disebabkan oleh kelalaian administrasi di tingkat sekolah maupun kampung.
> “Sertifikasi guru itu hak dan harus dibayarkan tepat waktu. Ini perlu menjadi perhatian serius para admin sekolah agar tidak merugikan guru,” jelasnya.
Menutup sambutannya, ia menyampaikan pesan moral yang kuat kepada para lulusan, yakni pentingnya menjaga rasa malu sebagai benteng diri dalam kehidupan sosial.
> “Kalau ingin berhasil, jaga rasa malu. Malu kepada orang tua, keluarga, marga, dan sekolah. Itu akan menjaga kalian tetap berada di jalan yang benar,” pesannya penuh harap.
Acara pelepasan ini menjadi momen refleksi sekaligus langkah awal bagi para lulusan untuk menatap masa depan dengan semangat baru. Dengan bekal ilmu, karakter, dan nilai-nilai yang ditanamkan selama di bangku sekolah, diharapkan generasi muda Fakfak mampu menghadapi tantangan zaman dan meraih cita-cita mereka.
(Ria)




