Akhiri Derita Pasien Gagal Ginjal, RSUD Fakfak Resmi Hadirkan Layanan Cuci Darah
Transparansi Tanpa Tawar

Spiritrevolusi.id Fakfak, 6 Mei 2026 — Sebuah langkah besar dalam dunia kesehatan akhirnya terwujud di Kabupaten Fakfak. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Fakfak resmi menghadirkan layanan hemodialisa (cuci darah) melalui kerja sama operasional dengan PT Internusa Jaya Raya.
Penandatanganan kerja sama ini dilakukan pada Rabu (6/5/2026) dan menjadi tonggak penting dalam upaya peningkatan pelayanan kesehatan, khususnya bagi pasien penderita gagal ginjal yang selama ini harus berjuang mencari pengobatan ke luar daerah.
Komisaris PT. Tenang Jaya Bagikan Ribuan Paket Sembako Wujud Syukur Milad ke-58 Tahun
Direktur RSUD Fakfak, Farid F. Mahubessy, menegaskan bahwa kehadiran layanan hemodialisa merupakan jawaban nyata atas kebutuhan mendesak masyarakat.
“Selama ini pasien harus dirujuk keluar daerah karena keterbatasan fasilitas. Bahkan, angka kematian akibat gagal ginjal bisa mencapai dua hingga tiga orang setiap bulan. Padahal, kondisi ini bisa ditangani jika layanan tersedia,” tegasnya.
Hemodialisa adalah prosedur medis penting yang berfungsi menggantikan kerja ginjal dalam menyaring racun, limbah, dan kelebihan cairan dalam darah. Terapi ini menjadi harapan hidup bagi pasien dengan fungsi ginjal di bawah 15 persen atau yang telah memasuki stadium akhir.
Dengan hadirnya layanan ini, masyarakat Fakfak kini tidak lagi harus menghadapi perjalanan panjang, biaya tinggi, dan tekanan mental hanya untuk mendapatkan pengobatan.
“Ini bukan sekadar layanan, tetapi bentuk kepedulian terhadap beban masyarakat. Kami ingin pasien bisa mendapatkan perawatan layak tanpa harus jauh dari keluarga,” lanjut Farid.
Kerja sama ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Fakfak di bawah kepemimpinan Bupati Samaun Dahlan dan Wakil Bupati Donatus Nimbitkendik periode 2025–2030.
Melalui program unggulan Fakfak Membara, pemerintah daerah terus mendorong pemerataan layanan kesehatan yang adil dan terjangkau, termasuk di wilayah dengan keterbatasan fasilitas medis
Direktur PT Internusa Jaya Raya, Adi Yuanda, bersama Direktur RSUD Fakfak secara resmi menandatangani perjanjian kerja sama tersebut. Kedua pihak berkomitmen menghadirkan layanan hemodialisa yang profesional, berstandar, dan berkelanjutan.
Kehadiran fasilitas ini menjadi bukti bahwa daerah di wilayah timur Indonesia mampu berinovasi dan menghadirkan layanan kesehatan yang setara dengan daerah maju lainnya.
Kini, harapan baru tumbuh di Fakfak. Layanan cuci darah yang lebih dekat tidak hanya mempermudah akses pengobatan, tetapi juga menjadi peluang besar untuk menyelamatkan lebih banyak nyawa dan meningkatkan kualitas hidup pasien.
Langkah ini bukan sekadar pembangunan fasilitas, melainkan revolusi pelayanan kesehatan—mendekatkan harapan, menghadirkan kepastian, dan memulihkan kehidupan.
(Ria)




