Menembus Ombak Laut Fakfak, Polairud Kawal Sakralnya 132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua
Transparansi Tanpa Tawar

Spiritrevolusi.id | Fakfak — Hamparan laut Fakfak kembali menjadi saksi perjalanan iman bersejarah. Di tengah semangat perayaan 132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua, jajaran Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Fakfak tampil di garis depan menjaga keamanan dan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan rohani yang berlangsung di Pulau Bonyum, Kampung Brongkendik, Distrik Fakfak Tengah, Jumat (22/5/2026).
Pengamanan dipimpin langsung Kasat Polairud Polres Fakfak IPTU Yansi R. Amir, S.H selaku Perwira Pengendali (Padal), didampingi KBO Polairud IPTU Salmon A. Pemunda, S.H bersama personel Polairud Polres Fakfak.
Sejak pagi hari, personel Polairud bergerak dari Markas Komando Polairud menggunakan armada longboat menuju lokasi kegiatan guna memastikan seluruh prosesi ibadah dan aktivitas masyarakat berjalan aman, tertib, dan lancar, terutama pada jalur transportasi laut yang menjadi akses utama menuju Pulau Bonyum.
Pengamanan laut menjadi perhatian utama mengingat tingginya mobilitas umat dan tamu yang datang melalui perairan Fakfak untuk mengikuti momentum religius bersejarah tersebut.
Salah satu prosesi yang mendapat pengawalan ketat adalah pengantaran Patung Bunda Maria dari Kampung Brongkendik menuju Pulau Bonyum melalui jalur laut. Suasana khidmat dan penuh doa terasa sepanjang perjalanan, sementara personel Polairud siaga memastikan keamanan rombongan umat yang mengikuti prosesi sakral tersebut.
Kehadiran aparat kepolisian di tengah kegiatan keagamaan itu mendapat apresiasi dari masyarakat dan umat Katolik karena dinilai memberikan rasa aman dan nyaman selama rangkaian acara berlangsung.
Tak hanya melakukan pengawalan laut, personel Polairud juga turut mengamankan prosesi peletakan Patung Bunda Maria di lokasi yang telah disiapkan, serta pengamanan jalannya ibadah syukur dan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Uskup Keuskupan Timika, Mgr. Bernardus Bofitwos Baru.
Kapolres Fakfak AKBP Hendriyana, S.E., M.H melalui Kasat Polairud IPTU Yansi R. Amir, S.H menegaskan bahwa keterlibatan Polairud merupakan bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung kegiatan keagamaan yang melibatkan aktivitas jalur laut.
“Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar, terutama pada pengamanan jalur laut dan pengawalan prosesi keagamaan. Syukur seluruh kegiatan dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya.
Seluruh rangkaian pengamanan dan pengawalan selesai sekitar pukul 11.30 WIT dalam situasi aman dan terkendali. Personel patroli Polairud kemudian kembali ke Mako Polairud sekitar pukul 14.00 WIT.
Diketahui, puncak Perayaan Syukuran 132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua dijadwalkan kembali berlangsung pada Sabtu, 23 Mei 2026 di Pulau Bonyum, Kampung Brongkendik, Distrik Fakfak Tengah.
Momentum ini menjadi bagian penting perjalanan sejarah penyebaran iman Katolik di Tanah Papua, sekaligus memperlihatkan kuatnya sinergi antara aparat keamanan, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga kedamaian serta toleransi di Kabupaten Fakfak, Tanah Mbaham Matta.
(Ria)




