Respons Cepat Polsek Bomberay dan BPBD Berhasil Cegah Karhutla Meluas ke Permukiman Warga
Transparansi Tanpa Tawar

Spiritrevolusi.id, FAKFAK – Respons cepat aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat berhasil mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Kampung Mekarsari, Distrik Bomberay, Kabupaten Fakfak, Rabu (24/6/2026).
Kebakaran pertama kali terdeteksi sekitar pukul 11.00 WIT setelah muncul titik api di sekitar kawasan Bendungan D.I. Bomberay. Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Bomberay segera menuju lokasi dan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Fakfak, Pemerintah Distrik Bomberay, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) untuk melakukan langkah penanganan dan pencegahan agar api tidak semakin meluas.
Kondisi cuaca yang panas disertai tiupan angin yang cukup kencang menyebabkan api dengan cepat merambat mengikuti jalur irigasi hingga mendekati area belakang Asrama Polsek Bomberay dan kawasan permukiman warga.
Menyikapi situasi tersebut, BPBD Kabupaten Fakfak mengerahkan dua unit mobil tangki air untuk mendukung proses pemadaman. Personel Polsek Bomberay bersama petugas BPBD dan masyarakat setempat bahu-membahu melakukan pemadaman pada sejumlah titik rawan guna mencegah api menjalar lebih jauh.
Berkat sinergi dan kerja sama seluruh pihak, kobaran api yang sempat mengancam kawasan asrama dan pemukiman warga akhirnya berhasil dikendalikan. Tim gabungan kemudian melanjutkan proses pendinginan dan penyiraman pada lahan gambut yang masih mengeluarkan asap untuk mencegah munculnya titik api baru.
Upaya penanganan kembali dilakukan pada sore hari saat api dilaporkan bergerak ke arah kawasan Penginapan De Colonel. Tim gabungan yang terdiri dari personel Polsek Bomberay, BPBD, dan masyarakat kembali bergerak cepat melakukan pemadaman sehingga api berhasil dicegah sebelum meluas ke area yang berpotensi terdampak.
Kapolres Fakfak melalui Kapolsek Bomberay, IPTU Aldin La Adi, S.H., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam penanganan kebakaran tersebut.
“Sinergi antara Polri, BPBD, pemerintah distrik, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam penanganan kebakaran lahan ini. Berkat respons cepat dan kerja sama yang baik, api berhasil dikendalikan sehingga tidak menimbulkan dampak yang lebih luas terhadap permukiman warga,” ujar IPTU Aldin La Adi.
Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau dengan tidak membuka lahan menggunakan api, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan titik api maupun potensi kebakaran di lingkungan sekitar.
Polres Fakfak menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, BPBD, dan masyarakat dalam upaya pencegahan serta penanggulangan kebakaran hutan dan lahan guna menjaga keselamatan warga serta kelestarian lingkungan di wilayah Kabupaten Fakfak.
(Ria)



