NEWS

FPMSU UNJUK RASA DI DEPAN POLDASUMUT: DESAK TINDAK TEGAS GALIAN C DAN BBM SUBSIDI ILEGAL PT DAIRI PRIMA MINERAL

Transparansi Tanpa Tawar – Dugaan Merugikan Negara dan Masyarakat Wajib Diusut Tuntas

MEDAN – Suara lantang kepedulian pemuda dan mahasiswa bergema di halaman Markas Besar Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut). Forum Pemuda dan Mahasiswa Sumatera Utara (FPMSU) menggelar aksi unjuk rasa pada Kamis, 25 Juni 2026, menuntut aparat kepolisian menyelidiki secara mendalam dugaan pelanggaran serius yang diduga dilakukan oleh PT Dairi Prima Mineral (DPM) di wilayah Kabupaten Dairi.

DUA DUGAAN BERAT: GALIAN C ILEGAL DAN PENYALAHGUNAAN BBM SUBSIDI
Dalam orasi dan pernyataan sikapnya, massa aksi menyoroti dua persoalan krusial yang dinilai sangat merugikan keuangan negara dan meresahkan masyarakat:

– Penggunaan material hasil Galian C secara ilegal dalam seluruh aktivitas operasional pertambangan perusahaan;

– Penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang seharusnya ditujukan bagi rakyat kecil, namun diduga digunakan untuk kebutuhan operasional bisnis skala besar.

BACA : KLAIM KOORDINASI DENGAN KEJARI: SPIRIT REVOLUSI MINTA KEJAKSAAN DAIRI JELASKAN SEMUANYA

FPMSU menegaskan, kedua praktik ini tidak sekadar pelanggaran administrasi, melainkan potensi kejahatan yang merugikan pendapatan daerah, merusak lingkungan, serta mencederai rasa keadilan masyarakat. Penggunaan BBM subsidi untuk kegiatan komersial bertentangan dengan semangat pemerataan energi, sementara penambangan tanpa izin atau prosedur yang benar menghancurkan ekosistem dan menyalahi aturan perlindungan lingkungan.

TUNTUTAN TEGAS: PENYELIDIKAN MENYELURUH DAN TINDAKAN HUKUM
Massa aksi secara bulat menyampaikan tuntutan tegas kepada Polda Sumut:

“Lakukan penyelidikan dan pemeriksaan secara menyeluruh, objektif, dan tanpa pandang bulu terhadap seluruh pihak yang terlibat. Jangan biarkan dugaan ini hanya menjadi isu yang berlalu begitu saja. Jika terbukti melanggar hukum, proses dan jatuhkan sanksi seberat-beratnya!”

Mereka menuntut agar kepolisian tidak hanya memeriksa aspek teknis, tetapi juga menelusuri aliran keuntungan, siapa yang menikmati hasil, serta memastikan kerugian negara dipulihkan sepenuhnya.

APRESIASI RESPONS PIMPINAN POLDA SUMUT
Aksi berlangsung tertib dan berujung positif. Pihak kepolisian diwakili secara langsung oleh Pamenwas Polda Sumut, Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, yang dengan sikap terbuka dan responsif menerima langsung aspirasi massa.

FPMSU memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas keterbukaan pimpinan Polda Sumut yang mau mendengar dan berdialog dengan elemen pemuda. Dalam pertemuan tersebut, pihak kepolisian secara resmi menyatakan siap menindaklanjuti seluruh laporan dan aspirasi yang disampaikan, serta memprosesnya sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

HARAPAN: BUKAN SEKADAR JANJI, TAPI TINDAKAN NYATA
Meskipun sudah mendapatkan respons positif, FPMSU menegaskan akan tetap mengawal proses penanganan ini hingga tuntas. Bagi mereka, janji tindak lanjut harus diikuti dengan bukti nyata berupa penyelidikan yang cepat, transparan, dan hasil yang dapat dipertanggungjawabkan ke publik.

BACA :Ketika Putusan Mengikat, Tetapi Dokumen Berbeda: PP 94 Tahun 2021 dan Ujian Kepatuhan Inspektorat Pakpak Bharat 

SPIRIT REVOLUSI IKUT MENGWAL: KEBENARAN DAN KEADILAN HARUS DIUNGKAP
Sejalan dengan semangat transparansi, Spirit Revolusi ikut memantau perkembangan kasus ini. Kami menegaskan:

Sumber daya alam dan subsidi rakyat adalah milik bersama. Tidak boleh ada pihak yang berkuasa atau bermodal besar yang bebas memanfaatkannya secara ilegal demi keuntungan pribadi. Hukum harus tegak lurus tanpa kompromi.

Publik kini menanti: Apakah Polda Sumut mampu membuktikan kredibilitasnya dengan mengusut tuntas dugaan pelanggaran PT Dairi Prima Mineral? Apakah kebenaran akan terungkap dan keadilan ditegakkan?

Pewarta : perwakilan Sumut.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button