Bupati Samaun Dahlan Reshuffle Pejabat Strategis, 7 Figur Baru Perkuat Mesin Pemerintahan Fakfak
Transparansi Tanpa Tawar

Spiritrevolusi. Id| Fakfak, Papua Barat — Pemerintah Kabupaten Fakfak kembali melakukan langkah strategis dalam penataan birokrasi. Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, resmi melantik tujuh pejabat struktural yang terdiri dari enam Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan satu Sekretaris OPD, Jumat (20/02/2026), di Gedung Winder Tuare.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan sarat makna, menandai komitmen kuat pemerintah daerah dalam mempercepat reformasi birokrasi serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di seluruh wilayah Kabupaten Fakfak.
Penataan Strategis untuk Percepatan Kinerja
Pelantikan ini bukan sekadar rotasi jabatan, tetapi bagian dari strategi memperkuat efektivitas organisasi dan mempercepat pencapaian program prioritas daerah. Pemerintah daerah menilai dinamika pembangunan yang semakin kompleks menuntut kepemimpinan OPD yang adaptif, responsif, serta mampu bekerja dalam ritme cepat dan terukur.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan integritas dan loyalitas terhadap kepentingan masyarakat.
“Perubahan ini adalah kebutuhan organisasi. Kita ingin birokrasi yang lincah, solid, dan fokus pada hasil. Jangan bekerja biasa-biasa saja. Tunjukkan dedikasi dan inovasi,” tegasnya.
Daftar Pejabat yang Dilantik
Berikut pejabat yang resmi mengemban tugas baru:
Diana Toting dipercaya sebagai Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB.
Zulfiqar W. Bauw, S.E., M.M. menjabat Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Fakfak.
Drs. Hengky Tetimau, M.Si. diamanahkan sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung.
Muhammad Taufiq Safaat, S.I.P., M.Si. dipercaya memimpin Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik serta Persandian.
Marhaban Weripi, S.S.T.P., M.Si. kini menjabat Kepala Badan Pendapatan Daerah.
Angelina Sirfefa, S.S.T.P., M.Si. resmi memimpin Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Fakfak.
Muhammad Ilham Nurdin, S.S.T.P., M.Si. dilantik sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.
Penempatan figur-figur ini dinilai mempertimbangkan rekam jejak, kompetensi, serta kebutuhan organisasi dalam menghadapi agenda pembangunan ke depan.
Fokus Pelayanan dan Akuntabilitas
Bupati menekankan bahwa setiap OPD harus memperkuat koordinasi lintas sektor, mempercepat realisasi program kerja, serta memastikan penggunaan anggaran berjalan transparan dan tepat sasaran.
Penataan birokrasi ini juga menjadi sinyal kuat bahwa Pemerintah Kabupaten Fakfak tengah membangun tata kelola pemerintahan yang lebih profesional, akuntabel, dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat.
Dengan struktur baru ini, diharapkan mesin pemerintahan bergerak lebih efektif dalam menjawab tantangan pembangunan daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja aparatur sipil negara di Kabupaten Fakfak.
Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa transformasi birokrasi di Fakfak terus berjalan — bukan hanya pada tataran wacana, tetapi melalui tindakan konkret dan terukur.
(Ria)




