NEWS

Komisi IV DPRD Karawang Kunker ke Baznas Purwakarta, Bahas Pengelolaan Zakat

Transparansi Tanpa Tawar

PURWAKARTA – Komisi IV DPRD Kabupaten Karawang melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Purwakarta pada Selasa, 24 Februari 2026. Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV DPRD Karawang, Asep Junaedi.

Rombongan Komisi IV DPRD Karawang disambut oleh Ketua Baznas Purwakarta, Rika Ristiawati, beserta jajaran. Pertemuan tersebut membahas berbagai hal terkait regulasi serta pengelolaan zakat di masing-masing daerah.

Asep Junaedi menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda resmi DPRD berdasarkan hasil Badan Musyawarah (Bamus).

“Ini kunjungan kerja saja, berdasarkan hasil Bamus DPRD, hari ini kita berkunjung ke Baznas Purwakarta,” ujarnya.

Dalam pertemuan itu, sejumlah isu strategis turut dibahas, mulai dari mekanisme penghimpunan hingga penyaluran zakat kepada masyarakat. Salah satu yang menjadi sorotan adalah sistem pembayaran zakat penghasilan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang.

Ia mengungkapkan, dari sekitar 14 ribu pegawai di Karawang, sebagian besar telah rutin menunaikan zakat penghasilan sebesar 2,5 persen melalui sistem payroll setiap bulan.

“Zakat yang dibayar melalui gaji pegawai Pemkab Karawang sudah berjalan. Sekitar 2,5 persen dipotong langsung melalui payroll setiap bulan,” jelasnya.

Selain itu, penyaluran bantuan kepada masyarakat juga dinilai telah berjalan dengan baik, baik di Karawang maupun di Purwakarta.

“Untuk penyaluran bantuan, saya rasa antara Purwakarta dan Karawang sama-sama sudah berjalan dengan baik,” tambahnya.

Sementara itu, Rika Ristiawati menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menilai, pertemuan ini menjadi momentum penting untuk saling bertukar informasi dan pengalaman dalam pengelolaan zakat.

“Kami mengapresiasi kunjungan Komisi IV DPRD Karawang. Ini menjadi kesempatan bagi kami untuk saling berbagi informasi dan menyerap keunggulan yang diterapkan di masing-masing daerah,” ujarnya.

Ia juga menyoroti sistem pembayaran zakat melalui payroll yang dinilai efektif dalam meningkatkan penghimpunan zakat di Karawang.

“Pembayaran zakat penghasilan pegawai melalui sistem payroll menjadi salah satu hal yang bisa menjadi referensi,” pungkasnya. (Red)

Related Articles

Back to top button