178 Personel Polres Fakfak Disiagakan, Pengamanan Perayaan 132 Tahun Misi Katolik Diperketat
Transparansi Tanpa Tawar

Spiritrevolusi.id | Fakfak — Demi memastikan rangkaian Perayaan 132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat, Polres Fakfak mengerahkan sebanyak 178 personel untuk melakukan pengamanan di sejumlah titik kegiatan di wilayah Kabupaten Fakfak.
Pengamanan dimulai sejak Selasa, 19 Mei 2026 hingga 24 Mei 2026, berdasarkan Surat Perintah Kapolres Fakfak Nomor: Sprin/298/V/IPP.3.2./2026 tanggal 18 Mei 2026 tentang pelaksanaan pengamanan rangkaian kegiatan keagamaan dan budaya tersebut.
Kapolres Fakfak AKBP Hendriyana, S.E., M.H melalui Plt. Kabag Ops AKP Wisran Litiloly, S.H., M.H menjelaskan bahwa ratusan personel yang diterjunkan akan ditempatkan di berbagai lokasi strategis guna memastikan seluruh agenda berjalan lancar tanpa gangguan kamtibmas.
“Pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polres Fakfak dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh masyarakat serta umat Katolik yang mengikuti rangkaian Perayaan 132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua,” ujar AKP Wisran Litiloly.
Ia mengatakan, pengamanan dilakukan secara terbuka maupun tertutup dengan mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, dan pelayanan kepada masyarakat.
Selain fokus pada aspek keamanan, personel di lapangan juga diarahkan untuk membantu kelancaran arus lalu lintas, pengaturan mobilitas tamu undangan, hingga pengawasan pada titik-titik keramaian yang dipadati umat dan masyarakat.
Polres Fakfak juga memperkuat koordinasi bersama jajaran TNI, panitia pelaksana, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta stakeholder terkait demi menciptakan situasi yang tetap kondusif selama kegiatan berlangsung.
Adapun sejumlah lokasi yang menjadi fokus pengamanan antara lain Graha Le Cocq, Gereja Katolik St. Yosep, Gereja St. Petrus Torea, lokasi pendaratan pertama Pastor Le Cocq di Kampung Sekru, Rely Rosario, pusat kegiatan di Pulau Bonyom Kampung Raduria, serta Gereja Tritunggal Maha Kudus Sakartemin.
Selain lokasi ibadah dan kegiatan utama, aparat kepolisian juga melakukan pengamanan pada jalur-jalur transportasi, kawasan pelabuhan, hingga titik kedatangan umat dan tamu dari berbagai daerah yang turut menghadiri perayaan bersejarah tersebut.
Momentum 132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua sendiri menjadi salah satu agenda besar keagamaan yang mendapat perhatian luas masyarakat karena memiliki nilai sejarah penting bagi perjalanan peradaban dan perkembangan pelayanan gereja di Tanah Papua, khususnya di Kabupaten Fakfak.
Karena itu, Polres Fakfak mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta memperkuat semangat toleransi dan persaudaraan selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung.
“Kami mengimbau masyarakat untuk bersama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan damai sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan penuh sukacita,” tambahnya.
Dengan dukungan pengamanan maksimal serta sinergi seluruh pihak, Perayaan 132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua diharapkan menjadi momentum spiritual dan budaya yang berlangsung aman, damai, serta semakin memperkuat nilai persatuan dan toleransi di Kabupaten Fakfak.
(Ria)




