Direktur RSUD Fakfak Gaungkan Perjuangan Selamatkan Ibu dan Bayi Papua di Forum Nasional Jayapura
Transparansi Tanpa Tawar

Spiritrevolusi.id | Fakfak — Komitmen Pemerintah Kabupaten Fakfak dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak kembali ditegaskan melalui keikutsertaan Direktur RSUD Fakfak dalam Lokakarya Nasional Percepatan Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) yang digelar di Kota Jayapura, Papua.
Kehadiran Direktur RSUD Fakfak dalam forum nasional tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat pelayanan kesehatan di daerah, khususnya dalam upaya menekan tingginya risiko kematian ibu melahirkan dan bayi di wilayah Papua.
Lokakarya yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan sektor kesehatan dari seluruh wilayah Papua itu membahas penguatan sistem pelayanan kesehatan, peningkatan kapasitas tenaga medis, percepatan penanganan kasus darurat maternal dan neonatal, hingga strategi kolaborasi lintas daerah dalam menurunkan AKI dan AKB secara berkelanjutan.
Direktur RSUD Fakfak menegaskan bahwa persoalan kematian ibu dan bayi bukan hanya isu kesehatan semata, tetapi menyangkut masa depan generasi Papua yang harus diselamatkan bersama.
“Komitmen kami jelas, bagaimana pelayanan kesehatan ibu dan anak di Fakfak terus diperkuat sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan yang cepat, tepat, dan berkualitas,” ujarnya dalam forum tersebut.
Menurutnya, tantangan geografis Papua yang luas, keterbatasan akses layanan kesehatan di sejumlah wilayah, serta faktor keterlambatan penanganan medis masih menjadi pekerjaan besar yang harus dihadapi bersama.
Karena itu, RSUD Fakfak terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan, baik melalui peningkatan sumber daya manusia tenaga kesehatan, penguatan fasilitas medis, hingga membangun sistem rujukan yang lebih efektif bagi masyarakat di wilayah terpencil.
Dalam lokakarya nasional tersebut, berbagai daerah juga saling berbagi pengalaman dan strategi penanganan kasus kesehatan ibu dan anak, termasuk pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai pemeriksaan kehamilan rutin, persalinan aman, pemenuhan gizi ibu hamil, serta penanganan bayi baru lahir.
Forum tersebut sekaligus menjadi ruang evaluasi bersama terhadap berbagai program kesehatan yang telah berjalan di Papua, sekaligus menyusun langkah konkret dalam mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi yang masih menjadi perhatian nasional.
Keikutsertaan RSUD Fakfak dalam kegiatan nasional itu juga menunjukkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Fakfak dalam mendukung program kesehatan nasional serta memperkuat pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat.
Selain menjadi ajang koordinasi, lokakarya tersebut diharapkan mampu melahirkan inovasi dan langkah nyata yang dapat diterapkan langsung di daerah, khususnya dalam meningkatkan keselamatan ibu melahirkan dan bayi di Kabupaten Fakfak.
Dengan semangat kolaborasi dan penguatan pelayanan kesehatan, RSUD Fakfak optimistis upaya menurunkan AKI dan AKB dapat terus ditekan demi menciptakan generasi Papua yang sehat, kuat, dan berkualitas di masa depan.
(Ria)




