Nurwidayati Samaun Dahlan Siapkan Turnamen Galanita Antar Distrik, Dorong Ekonomi Mama-Mama Kampung
Transparansi Tanpa Tawar

SPIRITREVOLUSI.ID, FAKFAK – Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Fakfak, Ny. Nurwidayati Samaun Dahlan terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pemberdayaan perempuan, pelestarian budaya lokal, serta peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat hingga ke wilayah kampung dan distrik.
Di sela kegiatan pelayanan kesehatan gratis bagi ibu hamil dan anak bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak di wilayah kerja Puskesmas Degen, Distrik Teluk Patipi, Selasa (09/06/2026), Nurwidayati menyempatkan diri menghadiri pelatihan anyaman tas Tomang di Kampung Mawar dan Kampung Tiba-Tiba Nanam.
Kegiatan tersebut merupakan program Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) dalam rangka meningkatkan partisipasi perempuan di bidang sosial dan ekonomi masyarakat.
Kehadiran Nurwidayati disambut hangat oleh mama-mama kampung yang mengikuti pelatihan. Ia turun langsung melihat proses pembuatan anyaman Tomang sekaligus berdialog dengan para peserta mengenai pengembangan usaha kerajinan lokal agar memiliki nilai ekonomi yang lebih baik.
Menurutnya, kerajinan anyaman Tomang merupakan salah satu potensi budaya khas Fakfak yang harus terus dijaga dan dikembangkan karena mampu membantu meningkatkan pendapatan keluarga.
“Saya sangat mengapresiasi kreativitas mama-mama di Distrik Teluk Patipi. Anyaman Tomang ini memiliki kualitas yang baik dan bisa menjadi sumber penghasilan bagi keluarga jika terus dikembangkan,” ujarnya.
Ia juga mendorong agar hasil kerajinan masyarakat dapat dipasarkan lebih luas, termasuk melalui Koperasi PKK Kabupaten Fakfak, sehingga produk lokal kampung memiliki nilai jual yang lebih tinggi dan mampu bersaing di pasaran.
Selain menghadiri pelatihan, Nurwidayati turut melakukan evaluasi kegiatan PKK di tingkat kampung dan distrik. Dalam arahannya, ia mengingatkan pentingnya tertib administrasi dan penyusunan laporan kegiatan sebagai bentuk penguatan organisasi PKK agar seluruh program dapat berjalan maksimal dan berkelanjutan.
“Ibu-ibu PKK kampung harus tetap aktif dan semangat. Semua kegiatan perlu dilaporkan dengan baik supaya program yang dijalankan bisa terus mendapat perhatian dan dukungan,” katanya.
Menariknya, di tengah suasana santai bersama pengurus PKK dan masyarakat, Nurwidayati turut menyampaikan rencana pelaksanaan Turnamen Sepak Bola Galanita Antar Distrik dalam rangka memperebutkan Piala Bergilir Ketua TP PKK Kabupaten Fakfak yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus mendatang.
Ia mengajak seluruh masyarakat dan pengurus PKK di setiap distrik untuk mulai mempersiapkan diri sejak dini serta menjadikan kegiatan tersebut sebagai ajang mempererat kebersamaan dan silaturahmi antarwarga.
“Mulai sekarang mari kita mempersiapkan diri mengikuti pertandingan antar distrik. Ini bukan hanya soal olahraga, tetapi juga memperkuat persaudaraan dan kebersamaan masyarakat,” ungkapnya.
Nurwidayati juga menekankan pentingnya menjaga adat istiadat dan budaya lokal Fakfak dalam setiap kegiatan kemasyarakatan. Menurutnya, tradisi sirih pinang dan pandoki harus terus dipertahankan sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai budaya serta semangat kebersamaan masyarakat Fakfak.
Usai menghadiri pelatihan dan berdiskusi bersama masyarakat kampung, Nurwidayati kembali melanjutkan kegiatannya di lokasi pelayanan kesehatan gratis ibu hamil dan anak di Puskesmas Degen.
Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara TP PKK Kabupaten Fakfak, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam mendorong pemberdayaan perempuan, pelestarian budaya lokal, serta peningkatan kualitas kesehatan keluarga hingga ke wilayah kampung dan distrik di Kabupaten Fakfak.
(Ria)




