Musda Perdana KMK Jadi Tonggak Persatuan, Bupati Samaun Dahlan: Keberagaman Adalah Kekuatan Besar Membangun Fakfak
Transparansi Tanpa Tawar

SPIRITREVOLUSI.ID | FAKFAK – Semangat persaudaraan, persatuan, dan keberagaman kembali ditegaskan sebagai fondasi utama pembangunan Kabupaten Fakfak. Pesan tersebut disampaikan Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) Perdana Kerukunan Masyarakat Kei (KMK) Kabupaten Fakfak.
Pembukaan Musda berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan. Bupati Samaun Dahlan hadir didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Fakfak, Ny. Nurwidayati Samaun Dahlan. Kehadiran pasangan pemimpin daerah ini mendapat sambutan hangat dari para peserta dan tamu undangan.
Dengan balutan busana yang anggun dan sederhana, Ny. Nurwidayati Samaun Dahlan tampil menawan dengan senyum khas yang penuh keramahan. Kehadirannya mencerminkan dukungan terhadap semangat kebersamaan serta mempererat silaturahmi di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Samaun Dahlan menegaskan bahwa keberagaman bukanlah sebuah penghalang, melainkan modal sosial yang sangat berharga dalam mempercepat pembangunan daerah. Menurutnya, Fakfak sejak lama dikenal sebagai daerah yang mampu menjaga harmoni antar suku, agama, dan budaya melalui nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur.
Bupati menilai Kerukunan Masyarakat Kei merupakan bagian penting dari mozaik keberagaman yang telah tumbuh dan berkembang di Kabupaten Fakfak. Karena itu, organisasi kemasyarakatan diharapkan tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga persatuan dan mendukung pembangunan daerah.
«”Keberagaman adalah energi besar yang harus kita rawat bersama. Jika seluruh elemen masyarakat bersatu, maka pembangunan Fakfak akan semakin kuat dan berkelanjutan,” tegas Bupati.»
Ia mengajak seluruh masyarakat, termasuk warga Kei yang berdomisili di Fakfak, untuk terus memelihara nilai persaudaraan, saling menghormati, serta memperkuat semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Oleh sebab itu, organisasi paguyuban memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas sosial, memperkuat persatuan, sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam menyukseskan berbagai program pembangunan.
Bupati juga berharap Musda Perdana KMK dapat melahirkan kepengurusan yang solid, visioner, dan mampu merangkul seluruh anggota organisasi. Kepengurusan yang terbentuk nantinya diharapkan menyusun program kerja yang tidak hanya mempererat solidaritas internal, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Fakfak.
Pada kesempatan tersebut, Bupati kembali mengingatkan bahwa Fakfak memiliki identitas yang kuat sebagai daerah yang menjunjung tinggi falsafah Satu Tungku Tiga Batu, simbol persatuan, toleransi, dan kehidupan harmonis dalam keberagaman. Nilai luhur tersebut, menurutnya, harus terus dijaga sebagai kekuatan utama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa depan.
Musda Perdana Kerukunan Masyarakat Kei diharapkan menjadi titik awal lahirnya berbagai gagasan dan program yang mampu memperkuat peran masyarakat dalam pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Fakfak pun menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan seluruh organisasi kemasyarakatan demi mewujudkan Fakfak yang mandiri, sejahtera, aman, dan berdaya saing, dengan keberagaman sebagai kekuatan yang mempersatukan seluruh elemen masyarakat.
(Ria)




