NEWS

Disorot Publik, Perayaan Ulang Tahun di Panggung Seni Budaya Dairi PRSU 2026 Tuai Polemik

Transparansi Tanpa Tawar

MEDAN – Penyelenggaraan Pagelaran Seni Budaya Pakpak Kabupaten Dairi pada ajang Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026 di Panggung Budaya PRSU, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Medan, menuai sorotan dari pengunjung dan pemerhati budaya.

Pasalnya, di tengah berlangsungnya rangkaian acara, muncul agenda tambahan berupa perayaan ulang tahun di atas panggung utama. Kehadiran agenda yang terkesan mendadak tersebut disinyalir berdampak pada terpangkasnya alokasi waktu serta batal tampilnya sejumlah pelaku seni yang telah dijadwalkan.

Dedi Mulyadi Ungkap Dugaan Penyalahgunaan Dana BOS Rp4 Miliar, Dokumen Temuan Belum Dipublikasikan 

Kekecewaan pun dirasakan para seniman daerah. Mereka mengaku telah mengikuti seluruh proses persiapan, mulai dari koordinasi teknis, sound check, hingga menunggu giliran tampil sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia.

«”Kami melihat ada agenda perayaan ulang tahun di tengah acara. Muncul pertanyaan di masyarakat, apakah waktu untuk agenda tersebut berdampak pada berkurangnya kesempatan tampil bagi pelaku seni yang sudah dijadwalkan,” ujar salah seorang pengunjung Panggung Budaya.»

Persoalan Profesionalisme dan Transparansi Publik

Sejumlah pemerhati budaya menilai bahwa setiap kegiatan resmi daerah yang dibiayai menggunakan anggaran publik seharusnya mengedepankan profesionalisme serta menghargai kontribusi para seniman yang hadir untuk mempromosikan kebudayaan Pakpak dan Kabupaten Dairi.

«”Yang dibutuhkan masyarakat adalah penjelasan resmi. Jangan sampai muncul kesan panggung budaya yang disiapkan untuk para seniman justru tersita oleh agenda lain di luar ekspektasi publik,” tegas seorang pemerhati budaya.»

Polemik ini diharapkan menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola kegiatan budaya daerah di tingkat provinsi. Publik mendesak panitia pelaksana agar memberikan transparansi terkait perubahan susunan acara guna mencegah munculnya berbagai asumsi di tengah masyarakat.

BACA : “Pers Jangan Dibungkam”: Direktur Spirit Revolusi Tegaskan Laporan ke Polres Dairi Demi Menegakkan Hak Publik atas Informasi 

Upaya Konfirmasi Masih Berjalan

Hingga berita ini diturunkan, pihak panitia pelaksana maupun Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Dairi belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab batal tampilnya sejumlah pengisi acara serta kaitannya dengan agenda perayaan ulang tahun tersebut.

Upaya konfirmasi kepada pihak-pihak terkait masih terus dilakukan guna menyajikan informasi yang berimbang, akurat, dan sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik (KEJ).

(Jembri M. Padang – Biro Dairi)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button