Transformasi Posyandu Fakfak Diperkuat, PLH Diana Totting Tegaskan Kader Jadi Garda Terdepan Cegah Stunting
Transparansi Tanpa Tawar

Fakfak, spiritrevolusi.id— Pelaksana Harian (PLH) yang diwakili Diana Totting, SKM., MM., didampingi Ketua TP PKK sekaligus Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Fakfak, resmi membuka kegiatan Program Pembinaan Keluarga Berencana (KB) dan Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu Kelurahan, Senin (11/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Fakfak itu diikuti kader dari 30 Posyandu yang tersebar di tujuh kelurahan. Agenda tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat transformasi Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat, khususnya dalam mendukung program kesehatan dan percepatan penurunan stunting.
Dalam sambutannya, PLH Diana Totting menyampaikan bahwa Posyandu saat ini tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan kesehatan dasar, tetapi telah berkembang menjadi lembaga kemasyarakatan strategis yang berperan dalam pemberdayaan masyarakat secara menyeluruh.
“Posyandu merupakan wadah partisipasi masyarakat yang memiliki peran penting dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat, mulai dari pelayanan kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, imunisasi, pemantauan gizi, hingga pencegahan penyakit,” ujarnya.
Ia menegaskan, kader Posyandu memiliki posisi penting sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat karena bersentuhan langsung dengan ibu hamil, balita, serta keluarga di lingkungan masing-masing.
Menurutnya, transformasi Posyandu sejalan dengan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu, di mana Posyandu kini diperluas fungsinya dalam mendukung enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), yakni bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial.
“Posyandu bukan hanya bicara kesehatan, tetapi sudah menjadi mitra pemerintah dalam membantu pelayanan masyarakat di tingkat kampung dan kelurahan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Diana Totting juga menyoroti pentingnya peran kader dalam pencegahan stunting melalui edukasi keluarga serta pemantauan tumbuh kembang anak secara rutin.
Ia mengajak seluruh kader untuk terus meningkatkan kapasitas dan memahami kebijakan terbaru agar mampu memberikan pelayanan yang lebih berkualitas kepada masyarakat.
“Kader Posyandu harus terus belajar dan meningkatkan kompetensi. Peran kader sangat penting dalam memberikan edukasi kesehatan dan pencegahan stunting demi mewujudkan Fakfak Sehat,” tegasnya.
Kegiatan peningkatan kapasitas tersebut juga diharapkan mampu mendukung visi pembangunan daerah melalui program kesehatan yang masuk dalam program unggulan Pemerintah Kabupaten Fakfak.
Selain menghadirkan narasumber dari TP PKK Kabupaten Fakfak, kegiatan itu juga melibatkan Dinas Kesehatan serta sejumlah instansi terkait untuk memberikan penguatan materi kepada para kader Posyandu.
Di akhir sambutannya, Diana Totting menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader Posyandu yang selama ini telah mengabdikan diri melayani masyarakat dengan penuh semangat.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh kader Posyandu atas dedikasi dan pengabdiannya. Tetap semangat menjalankan tugas kemanusiaan ini demi kesehatan masyarakat Fakfak,” tutupnya.
(Ria)




