Uncategorized

Jangan Biarkan Anak Kampung Tertinggal! Bunda PAUD Fakfak Tegaskan Komitmen Perjuangkan Pendidikan dan Kesejahteraan Guru PAUD

Transparansi Tanpa Tawar

SPIRITREVOLUSI.ID, FAKFAK – Bunda PAUD Kabupaten Fakfak, Nurwidayati Samaun Dahlan, menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan pemerataan pendidikan anak usia dini hingga ke kampung-kampung terpencil di Kabupaten Fakfak.

Komitmen tersebut disampaikan saat memberikan sambutan pada acara penutupan Diklat Berjenjang PAUD Tingkat Lanjut bagi Guru dan Tenaga Kependidikan PAUD/TK Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Fakfak di Fakfak, sabtu (27/6/2026).

Dalam sambutannya, Nurwidayati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Fakfak bersama Dinas Pendidikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh lembaga PAUD yang tersebar di wilayah Kabupaten Fakfak, mulai dari keberadaan Bunda PAUD di setiap wilayah, kondisi sarana dan prasarana, gedung sekolah, jumlah peserta didik, hingga bantuan pemerintah yang telah disalurkan.

“Data yang kami terima menunjukkan terdapat sekitar 118 lembaga PAUD di Kabupaten Fakfak. Seluruhnya akan dievaluasi agar kita mengetahui kondisi riil di lapangan, termasuk berbagai kendala yang dihadapi sehingga baru sebagian kecil yang berhasil dinegerikan,” ujarnya.

Menurutnya, perhatian terhadap pendidikan anak usia dini tidak boleh hanya terpusat di wilayah perkotaan, melainkan harus menjangkau kampung-kampung yang selama ini masih menghadapi keterbatasan fasilitas pendidikan.

“Jangan hanya fokus di kota. Justru PAUD yang berada di kampung jumlahnya lebih banyak dan membutuhkan perhatian lebih besar karena keterbatasan sarana maupun prasarana,” tegasnya.

Bunda PAUD Fakfak mengaku telah mengunjungi berbagai distrik dan kampung di Kabupaten Fakfak sehingga memahami secara langsung tantangan pendidikan anak usia dini di daerah terpencil.

Ia menilai pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama dalam membangun kualitas sumber daya manusia di masa depan. Karena itu, masyarakat diminta untuk tidak lagi memandang PAUD sebagai pendidikan pelengkap.

“PAUD saat ini sudah menjadi kebutuhan yang sangat penting. Anak-anak belajar mengenal huruf, angka, warna, etika, agama, serta berbagai keterampilan dasar lainnya sehingga ketika memasuki jenjang sekolah dasar mereka lebih siap mengikuti proses pembelajaran,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Nurwidayati juga menyoroti kesejahteraan tenaga pendidik PAUD yang dinilai masih perlu mendapat perhatian serius. Ia mengungkapkan bahwa persoalan honor guru PAUD telah disampaikan kepada Bupati Fakfak dan diharapkan dapat segera memperoleh solusi dari pemerintah daerah.

“Insya Allah kesejahteraan dan honor guru PAUD akan terus kami perjuangkan untuk ditingkatkan sesuai komitmen pemerintah daerah. Kami memahami perjuangan para guru PAUD yang selama ini menjadi garda terdepan dalam mendidik generasi masa depan,” ujarnya yang disambut tepuk tangan peserta.

Ia juga membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi para guru maupun pengelola PAUD untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan.

“Apabila ada persoalan terkait PAUD, jangan ragu untuk menyampaikan. Saya terbuka untuk menerima masukan dan aspirasi, terlebih jika berkaitan dengan kepentingan anak-anak dan perempuan,” katanya.

Selain itu, Bunda PAUD Fakfak mendorong seluruh lembaga PAUD di daerah tersebut untuk terus menghadirkan inovasi pembelajaran yang kreatif dan unik sehingga mampu bersaing pada tingkat nasional melalui berbagai ajang apresiasi Bunda PAUD yang rutin diselenggarakan setiap tahun.

“Saya tidak ingin Fakfak hanya menjadi penonton. Kita harus berani bersaing dan menunjukkan bahwa daerah kita juga mampu berprestasi seperti daerah lainnya,” tegasnya.

Dalam sambutannya, ia juga mengingatkan para orang tua mengenai dampak penggunaan telepon genggam secara berlebihan pada anak usia dini. Menurutnya, kecanduan gawai dapat menghambat perkembangan sosial, kemampuan berinteraksi, serta proses belajar anak.

(Ria)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button