NEWS

3 Kawasan Industri Perusahaan Berdiri Warga Wanajaya Banyak Pengangguran Kades Minta Keterbukaan Loker

Transparansi Tanpa Tawar

Karawang – Wilayah desa Wanajaya kecamatan Telukjambe Barat terdapat 3 kawasan industri besar di dalamnya dan sudah berdiri perusahaan investasi penanam modal asing (PMA). Sungguh ironis dengan banyaknya perusahaan, ternyata warga desa Wanajaya masih banyak yang menjadi pengangguran (pencari kerja).

Semestinya warga Wanajaya tidak ada lagi pengangguran atau pencari kerja, karena perusahaan yang sudah berproduksi di wilayah desa Wanajaya cukup banyak, kata Emin Saepudin kepala desa (kades) Wanajaya kepada awak media, Kamis (02/07/’26).

BACA : GEDUNG DPRD PAKPAK BHARAT: DI BALIK TANDA NAMA, HAK INFORMASI RAKYAT DIPAGARI – SPIRIT REVOLUSI LAYANGKAN KEBERATAN RESMI 

Kades mengungkapkan, pagi tadi kami pemerintahan desa bersama tokoh, sesepuh desa, karang taruna, BPD, LPM dan Bumdes melakukan audensi dengan pengelola kawasan industri dan perusahaan perusahaan yang ada di wilayah desa Wanajaya, untuk menyikapi ketenaga kerjaan.

Menurutnya, ketidakterbukaan perusahaan dalam perekrutan tenaga kerja, menjadi pemicu dan menimbulkan keresahan bagi warga desa Wanajaya selaku pencari kerja. Yang dimanfaatkan oleh oknum yang memanfaatkan adanya lowongan kerja di perusahaan untuk meraih keuntungan.

Ada indikasi dan kemungkinan oknum orang dalam perusahaan sendiri turut terlibat memuluskan penerimaan tenaga kerja dengan oknum calo pencari kerja untuk mendapatkan keuntungan, ujarnya.

Makanya dalam audensi (musyawarah) tadi, kami pemerintah desa Wanajaya minta kepada perusahaan yang ada di kawasan industri di wilayah desa Wanajaya untuk terbuka terkait adanya lowongan kerja. Perusahaan secara terbuka memberikan informasi kepada pemerintahan desa akan adanya lowongan kerja yang di butuhkan.

Karena masih banyak warga kami yang belum bisa mendapatkan pekerjaan akibat kurang terbukanya penerimaan tenaga kerja oleh perusahaan kepada pemerintahan desa, maupun informasi kepada warga masyarakat desa Wanajaya, jelasnya.

UANG RAKYAT HARUS TERANG: BERKAS DANA DESA 2020 TIDAK ADA, SPIRIT REVOLUSI MINTA PENJELASAN 

Kades menegaskan, kami pemerintahan desa meminta kepada perusahaan yang berada di kawasan industri di wilayah desa Wanajaya untuk menerima 30 persen warga Wanajaya dalam penerimaan perekrutan tenaga kerja yang di butuhkan.

Hal ini kami lakukan untuk menghindari adanya oknum yang melakukan percaloan tenaga kerja, yang sangat meresahkan dan sudah pasti merugikan warga desa. Kalau memang perusahaan dalam penerimaan, perekrutan tenaga kerja harus dengan uang, kami yang akan membayarnya, tandasnya. (ryo bewok).

Related Articles

Back to top button