Bukan Sekadar Karnaval, Dinsos Fakfak Tampilkan Wajah Pelayanan Sosial: “Dinsos Selalu Ada, Siap Melayani”
Transparansi Tanpa Tawar

FAKFAK, SPIRITREVOLUSI.ID – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Fakfak tidak hanya menghadirkan parade warna-warni dan kreativitas masyarakat. Di balik kemeriahan karnaval, Dinas Sosial Kabupaten Fakfak tampil membawa pesan yang jauh lebih penting: kepedulian, perlindungan sosial, dan pelayanan nyata bagi masyarakat.
Dengan nomor peserta 29, rombongan Dinas Sosial tampil penuh energi di hadapan masyarakat dan jajaran pimpinan daerah. Kehadiran mereka tidak sekadar untuk meramaikan rangkaian perayaan kemerdekaan, tetapi sekaligus menjadikan karnaval sebagai ruang terbuka untuk memperkenalkan berbagai program dan pelayanan sosial kepada masyarakat.
Mengusung semangat “Dinsos Selalu Ada, Siap Melayani”, para peserta memadukan penampilan karnaval dengan edukasi mengenai berbagai persoalan sosial yang masih menjadi perhatian pemerintah daerah.
Pesan tersebut disampaikan secara kreatif melalui yel-yel, variasi barisan, pakaian adat, hingga simulasi pelayanan sosial. Cara ini membuat masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga mendapatkan informasi mengenai berbagai layanan yang dapat diakses oleh warga.
Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Fakfak, M. Hamza Obay, menegaskan bahwa keikutsertaan pihaknya dalam karnaval memiliki tujuan lebih luas daripada sekadar berpartisipasi dalam perayaan HUT RI.
Menurutnya, momentum karnaval dimanfaatkan sebagai sarana edukasi sekaligus sosialisasi agar masyarakat semakin memahami tugas, fungsi, program, serta bentuk pelayanan yang dijalankan Dinas Sosial.
Sejumlah isu sosial turut diangkat dalam penampilan tersebut, mulai dari pemutakhiran data sosial, penanganan fakir miskin, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), orang terlantar, lanjut usia (lansia), Program Keluarga Harapan (PKH), hingga pelayanan terhadap kelompok masyarakat tertentu dan penyandang disabilitas.
Pesan yang ingin disampaikan jelas: pelayanan sosial harus hadir dekat dengan masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan perhatian dan perlindungan.
Dinas Sosial juga menampilkan sejumlah capaian pelayanan. Salah satunya berkaitan dengan penanganan penyandang disabilitas. Pada tahun 2026, pelayanan tersebut telah direalisasikan kepada tiga orang sebagai bagian dari upaya pemerintah membantu kelompok rentan agar memperoleh dukungan sesuai kebutuhan.
Selain itu, program perlindungan sosial lainnya juga terus menjadi perhatian. Dinas Sosial sebelumnya mencatat penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) kepada ribuan keluarga penerima manfaat di Kabupaten Fakfak.
Karnaval kemudian berubah menjadi panggung edukasi sosial. Peserta membawa pesan mengenai pentingnya kepedulian terhadap fakir miskin, lansia, ODGJ, penyandang disabilitas, serta masyarakat yang berada dalam kondisi rentan.
Hal ini menjadi penting karena persoalan sosial tidak dapat diselesaikan pemerintah seorang diri. Dibutuhkan kepedulian keluarga, lingkungan, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat agar kelompok rentan tidak terpinggirkan.
Dinsos Fakfak ingin menunjukkan bahwa kemerdekaan juga berarti hadirnya negara untuk melindungi dan melayani masyarakat yang membutuhkan.
Penampilan rombongan Dinas Sosial mendapat perhatian dari masyarakat yang menyaksikan karnaval. Pesan pelayanan dikemas dalam suasana meriah sehingga informasi mengenai program sosial dapat disampaikan dengan cara yang lebih mudah diterima.
Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa perangkat daerah dapat memanfaatkan momentum perayaan HUT RI untuk menyampaikan informasi publik secara kreatif dan langsung menyentuh masyarakat.
Dengan semangat “Dinsos Selalu Ada, Siap Melayani”, Dinas Sosial Kabupaten Fakfak menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pelayanan sosial, meningkatkan kepedulian terhadap kelompok rentan, serta memastikan masyarakat mengetahui hak dan layanan yang dapat mereka akses.
(R




