NEWS

LUARNYA SATU NAMA, ISINYA LAIN NAMA: APAKAH INI SENGAJA DIBUAT KACAU AGAR TIDAK DAPAT DIPERIKSA

Transparansi Tanpa Tawar

DAIRI – Spirit Revolusi.id – Sungguh memalukan dan membuat hati rakyat semakin panas. Bagaimana mungkin sebuah surat resmi dari pemerintah desa bisa bertolak belakang antara bagian luar dan isinya? Di permukaan amplop tertulis dengan rapi alamat tujuan kepada PT. Spirit Revolusi Media Nusantara, namun saat dibuka, di dalam surat namanya berubah menjadi PT. Spirit Revolusi Media Indonesia.

Apakah ini sekadar kelalaian? Atau memang sengaja dibuat berantakan sedemikian rupa agar nanti, jika ada yang mempertanyakan, dapat dengan mudah beralasan “salah alamat”? Rakyat mulai curiga, apakah ini merupakan cara untuk mengelak dari tanggung jawab.

BACA : STAI Al-Hikmah Medan Laporkan Dugaan Fitnah ke Polrestabes Medan – Akan Lapor Penanganan Keliru Polsek Medan Area ke Propam Polda Sumut

Jika hal yang paling sederhana seperti penulisan nama saja tidak dapat dilakukan dengan benar, lalu dengan yakin menyatakan telah menyerahkan rincian keuangan, bagaimana masyarakat bisa percaya pada angka miliaran rupiah yang dicantumkan? Apakah pengelolaan uang rakyat juga dikerjakan secara asal-asalan, berubah-ubah, dan tidak benar-benar akurat?

Berdasarkan surat bernomor 470/980/VI/KD/HR/2026, Kepala Desa menyebutkan telah melampirkan rincian anggaran dan laporan. Namun, kenyataannya yang disampaikan hanya berupa angka-angka besar tanpa penjelasan lebih lanjut. Bukan hanya itu, dokumen yang diberikan pun tidak lengkap. Laporan Tahun Anggaran 2020, misalnya, hanya memuat Tahap III, seolah-olah tahapan lainnya tidak pernah ada. Bahkan, dalam surat tersebut juga diminta agar dokumen tidak disebarluaskan, seolah-olah uang rakyat merupakan sesuatu yang dapat ditutup-tutupi.

Rakyat semakin kesal melihat kondisi ini. Di luar tampak ingin terlihat rapi dan tertib, tetapi di dalam justru ditemukan ketidaksesuaian administrasi dan dokumen yang dinilai belum lengkap. Apa yang sebenarnya terjadi di balik perbedaan nama dan data yang tidak lengkap tersebut?

BACA : SKANDAL PRESENSI ILEGAL GUNCANG BIROKRASI! 9 ASN DITAHAN, SIAPA LAGI YANG AKAN TERSERET?

Kami tegaskan sekali lagi bahwa nama perusahaan kami adalah PT. Spirit Revolusi Media Nusantara, bukan nama lain. Kekeliruan ini bukan persoalan sepele karena menunjukkan kurangnya ketelitian dalam penyusunan surat resmi yang berkaitan dengan hak masyarakat untuk memperoleh informasi.

Kekeliruan ini tidak akan kami biarkan begitu saja. Kami akan terus meminta kejelasan atas dokumen yang disampaikan. Apabila upaya tersebut terus diabaikan atau dipersulit, maka langkah hukum dan pelaporan kepada pihak yang berwenang akan menjadi upaya yang ditempuh sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan demi menjaga akuntabilitas pengelolaan uang rakyat.

Pewarta: AMBRI PADANG

Related Articles

Back to top button