Uncategorized

Tanamkan Jiwa Bela Negara Sejak Awal Pengabdian, Dandim 1803/Fakfak Bekali CPNS dengan Wawasan Kebangsaan

Transparansi Tanpa Tawar

Spiritrevolusi.id Fakfak – Semangat nasionalisme dan komitmen pengabdian kepada bangsa ditanamkan sejak dini kepada para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Kabupaten Fakfak. Komandan Kodim (Dandim) 1803/Fakfak, Letkol Inf. Wahlin Rahman, S.Pd., memberikan materi Sikap dan Perilaku Bela Negara serta Wawasan Kebangsaan kepada 72 peserta Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Golongan II dan III di Aula Diklat Fakfak, Rabu (15/07/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membentuk karakter ASN yang tidak hanya profesional dan berintegritas, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme yang kuat serta siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Dalam penyampaian materinya, Dandim menegaskan bahwa bela negara bukan semata-mata tugas TNI atau aparat pertahanan, melainkan merupakan kewajiban seluruh warga negara, termasuk aparatur sipil negara sebagai pelayan publik.

Menurutnya, ASN memiliki peran strategis dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui pelayanan yang adil, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Sebagai aparatur negara, CPNS harus menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam bekerja, menjunjung tinggi Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, menjaga persatuan dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika, serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi maupun golongan,” tegas Dandim.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat Fakfak yang selama ini dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan persaudaraan. Para peserta diharapkan mampu menjadi perekat persatuan, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum tentu benar atau hoaks, serta selalu mengedepankan musyawarah dan dialog dalam menyelesaikan setiap persoalan.

Lebih lanjut, Dandim menekankan bahwa setiap kebijakan maupun pelayanan publik yang diberikan ASN merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, setiap ASN dituntut bekerja dengan penuh tanggung jawab, disiplin, jujur, dan memiliki integritas tinggi.

Melalui pembekalan tersebut, para peserta Latsar diharapkan mampu mengimplementasikan nilai-nilai bela negara dan wawasan kebangsaan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Dengan demikian, mereka tidak hanya menjadi ASN yang kompeten, tetapi juga mampu menjadi agen pemersatu bangsa serta motor penggerak pembangunan di Kabupaten Fakfak.

Pembekalan ini sekaligus menjadi penguatan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis aparatur, tetapi juga oleh karakter, loyalitas, semangat pengabdian, serta komitmen menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

(Ria)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button