ALIANSI MAHASISWA AKSI DI KEMENDAGRI: TUNTUT DIRJEN OTDA PERIKSA KESEHATAN BUPATI DAIRI
"Dairi Krisis Kepemimpinan: Kemendagri Harus Lakukan Evaluasi Total!"

JAKARTA, 16 Juli 2026 – Massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Dairi berdiri di depan gerbang Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia bukan untuk sekadar berteriak, melainkan membawa jeritan hati rakyat Kabupaten Dairi yang terabaikan.
Sudah berbulan-bulan, roda pemerintahan di Kabupaten Dairi berjalan tertatih-tatih. Pelayanan publik yang seharusnya menjadi hak mendasar bagi setiap warga Dairi kini terbengkalai dan kehilangan arah. Hal ini diduga karena sang Bupati, sebagai nakhoda utama daerah, mengalami kondisi sakit yang dinilai membuatnya tidak lagi efektif menjalankan tugas-tugas konstitusionalnya.
Massa aksi menyampaikan, membiarkan daerah tanpa pemimpin yang aktif secara fisik maupun mental adalah bentuk pembiaran yang membiarkan daerah terus mengalami kemunduran.
BACA : Diduga Tidak Sesuai Standar dan Abaikan K3, Proyek Pembangunan SMPN 16 Kota Serang Disorot
“Kemanusiaan mewajibkan kita mendoakan kesembuhan beliau. Namun, konstitusi dan etika publik menegaskan bahwa hak hidup layak serta pelayanan yang baik bagi 300 ribu warga Dairi tidak boleh dikorbankan karena alasan apa pun,” tegas juru bicara aksi.
Massa mahasiswa secara resmi menuntut Dirjen Otonomi Daerah (OTDA) Kemendagri untuk segera melakukan pemeriksaan kesehatan resmi terhadap Bupati Dairi, serta melaksanakan evaluasi total terhadap kinerja pemerintahan daerah selama ini.
Redaksi: Spirit Revolusi Media Nusantara – Perwakilan Sumatera Utara




