NEWS

Mahasiswa KKN Unika Santu Paulus Ruteng Ubah Lahan Tak Terpakai Menjadi Kebun Gizi untuk Dukung Pencegahan Stunting di Desa Golo Ndele

Transparansi Tanpa Tawar

Manggarai Timur, NTT. Spirit Revolusi.id- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng di Desa Golo Ndele, Kecamatan Kota Komba Utara, Kabupaten Manggarai Timur, menginisiasi program pemanfaatan lahan yang sebelumnya tidak terpakai menjadi kebun gizi sebagai upaya mendukung pencegahan stunting melalui peningkatan ketahanan pangan. Jumat (17/7/2026) s/d Senin (20/7/2026)

Program ini lahir dari hasil pengamatan mahasiswa KKN terhadap potensi lahan yang belum dimanfaatkan secara optimal. Bersama Pemerintah Desa, kader kesehatan, dan masyarakat setempat, lahan tersebut diolah menjadi kebun yang ditanami berbagai jenis sayuran bergizi, seperti bayam, kangkung, sawi, tomat, cabai, dan tanaman pangan lainnya yang dapat memenuhi kebutuhan gizi keluarga.

BACA : Dedi Mulyadi Ungkap Dugaan Penyalahgunaan Dana BOS Rp4 Miliar, Dokumen Temuan Belum Dipublikasikan 

Selain melakukan penanaman, mahasiswa KKN juga mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya konsumsi pangan bergizi seimbang, pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga, serta pentingnya keterlibatan seluruh anggota keluarga dalam upaya pencegahan stunting.

Koordinator kegiatan, Teresa O. Baan yang mengatakan bahwa kebun gizi merupakan bentuk pengabdian yang berorientasi pada keberlanjutan dan pemberdayaan masyarakat.

“Melalui program kebun gizi ini, kami ingin menunjukkan bahwa lahan yang sebelumnya tidak dimanfaatkan dapat menjadi sumber pangan bergizi bagi masyarakat. Bersama pemerintah desa dan warga, kami berupaya menghadirkan solusi sederhana namun berkelanjutan untuk mendukung pencegahan stunting. Harapan kami, kebun gizi ini terus dikelola setelah masa KKN berakhir sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi keluarga, khususnya dalam memenuhi kebutuhan gizi anak-anak di Desa Golo Ndele,” ungap Teresa

TA 2024 Angaran Perjalanan Dinas KPU Karawang Rp26.234.534.964.permohon informasi belum menyentuh subtansi. 

Pemerintah Desa dan masyarakat menyambut baik inisiatif tersebut karena tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek berupa ketersediaan sayuran segar, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya pemanfaatan lahan pekarangan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas gizi keluarga.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Unika Santu Paulus Ruteng berharap kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga upaya pencegahan stunting dapat dilakukan secara berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Desa Golo Ndele

(Kaperwil NTT/Alfred Ten)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button