Reses DPRK Fakfak Berbuah Nyata! Abdul Rahman Serahkan Bibit untuk PKK, Warga Sipatnanam dan Kamandurtetar Siap Wujudkan Kampung Produktif
Transparansi Tanpa Tawar

SPIRITREVOLUSI.ID | FAKFAK – Reses Kedua Masa Sidang II Tahun 2026 yang dilaksanakan Wakil Ketua DPRK Kabupaten Fakfak, Abdul Rahman, S.P., di Daerah Pemilihan (Dapil) II meliputi Distrik Pariwari, Distrik Fakfak Barat, dan Distrik Wartutin, tidak hanya menjadi wadah menyerap aspirasi masyarakat, tetapi juga menghadirkan aksi nyata melalui penyerahan bantuan bibit tanaman kepada Tim Penggerak PKK Kampung Sipatnanam.rabu 8/7/2026.
Kegiatan reses yang juga menyambangi Kampung Kamandurtetar itu disambut antusias oleh masyarakat. Kehadiran Wakil Ketua DPRK dinilai sebagai bentuk kepedulian terhadap pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam mendorong ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi keluarga melalui sektor pertanian.
Bantuan bibit tanaman yang diserahkan diharapkan menjadi langkah awal untuk mengembangkan kebun produktif yang dikelola oleh PKK Kampung Sipatnanam. Sebelumnya, pihak PKK telah menyiapkan lahan yang akan dimanfaatkan untuk kegiatan bercocok tanam sehingga bantuan tersebut dapat segera ditanam dan memberikan hasil yang bermanfaat bagi masyarakat.
Abdul Rahman berharap program ini tidak berhenti pada tahap penyerahan bibit semata, tetapi mampu menghasilkan panen yang sukses dan menjadi contoh bagi kampung-kampung lain dalam memanfaatkan potensi pertanian sebagai sumber penguatan ekonomi keluarga.
“Harapan kami, bibit yang diberikan ini dapat tumbuh dengan baik, menghasilkan panen perdana yang membanggakan, serta menjadi awal lahirnya kebun-kebun produktif di tingkat kampung,” ujarnya.
Ia juga berharap pada saat panen perdana nanti, Ketua TP PKK Kabupaten Fakfak, Nurwidayati Samaun Dahlan, dapat hadir langsung untuk menyaksikan keberhasilan program tersebut sekaligus memberikan motivasi kepada para kader PKK dan masyarakat.
Selain menyerap aspirasi masyarakat, kegiatan reses kali ini menunjukkan bahwa peran wakil rakyat tidak hanya sebatas mendengarkan keluhan warga, tetapi juga menghadirkan solusi nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Melalui sinergi antara DPRK, pemerintah kampung, dan PKK, diharapkan program pemberdayaan berbasis pertanian ini mampu memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta mendorong terwujudnya kampung yang lebih mandiri dan produktif di Kabupaten Fakfak.
(Ria)




